Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Direktur Marketing PT JSC Bambang Supriyanto: Wisma Atlet Siap Hadapi Lonjakan Covid, Ada 2 Tower

Tapi sebagai antisipasi kita tetap sesuai arahan akan menyiapkan tower yang ada di belakang, tower 7 dan 8.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPO/ABDUL HAFIZ
Direktur Marketing PT JSC, Bambang Supriyanto 

JAKARTA dan kota lain mengalami lonjakan pasien Covid-19. Bahkan di ibukota negara, pasien antre untuk dapat tempat isolasi di Wisma Atlet Jakarta. Namun untuk Sumsel yang menyiapkan dua tower Wisma Atlet Jakabaring untuk tempat isolasi, relatif aman kapasitasnya. Menurut Direktur Marketing PT JSC Bambang Suprianto, satu tower wisma atlet terdiri 64 kamar dan bisa menampung 120 orang. Artinya masih relatif aman jika Sumsel menghadapi lonjakan kasus Covid-19, meski tak berharap demikian. Berikut wawancara Sripo dengan Direktur Marketing PT JSC, Bambang Supriyanto.

*******

Jakarta mengalami lonjakan pasien Covid-19 yang masuk ke Wisma Atlet sampai antre untuk dapatkan kamar isolasi. Bagaimana di Palembang saat ini?
Dari awal H-2 lebaran hingga hari ini, itu memang tidak terlalu tinggi tingkat huniannya. Kemarin sempat tertinggi di angka 28 pasien yang masuk dari beberapa daerah di Sumsel. Jadi bukan hanya dari Palembang saja (pasien). Bahkan ada yang ber-KTP dari luar Sumatera.

Saat ini memang beberapa daerah sekitar terutama Jabar, DKI terjadi peningkatan, tapi Alhamdulillah Sumsel secara umum kalau dilihat dari hunian pasien ini tidak ada kenaikan yang berarti.

Per tanggal 16 Juni 2021 ada 23 pasien yang sedang kita handle di Rumah Sehat ini. Tapi beberapa hari yang lalu, beberapa minggu yang lalu sempat terjadi penurunan di angka 16 sampai 15 pasien. Dua hari ini terjadi kenaikan sedikit.

Apa yang dipersiapkan menghadapi kemungkinan lonjakan pasien di Palembang atau Sumsel?
Kita tidak berharap ada lonjakan di Sumsel. Mudah-mudahan tidak berdampak ke wilayah kita. Tapi sebagai antisipasi kita tetap sesuai arahan akan menyiapkan tower yang ada di belakang, tower 7 dan 8.

Dari awal ada dua tower yang dipersiapkan, apakah ada rencana mempersiapkan tower lain lagi sebagai antisipasi dan apakah sudah ada instruksi dari Pemprov untuk persiapan?
Dua tower itu kita persiapkan. Tapi sampai saat ini hanya masih satu tower yang terpakai karena kapasitas setiap tower itu 64 kamar dengan daya tampungnya bisa 120 orang.

Sedangkan ini masih sekitar 23-an pasien. Artinya tercukupi, masih terhandle. Nanti satu tower lagi tetap standby kapanpun seandainya diinstruksikan untuk kita pakai.

Berapa rata-rata per hari atau per minggu pasien yang masuk wisma dan dari daerah mana saja mereka?
Kalau daerah yang tercatat dari OI (Ogan Ilir), Prabumulih, Palembang, dan juga ada beberapa yang ber-KTP luar kota ada seperti dari Cirebon, DKI, Jambi, dan Riau.

Nah ini kita tidak tahu trackingnya karena itu domainnya Dinkes. Kita menerima saja. Pasien inikan tidak harus sehari masuk terus banyak. Karena kan isolasi di sini mereka itu satu minggu sampai 10 hari. Mereka kita rawat. Kadang satu hari masuk cuma satu pasien.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved