Breaking News:

Sebabkan 4 Wanita Meninggal di Tikungan Harmoko Muba, Sopir Bus Sambodo Ditangkap Usai Jadi Buronan

Melarikan diri usai bus Sambodo terguling di Tikungan Harmoko pada Kamis (27/5/2021) lalu, Adri ditangkap anggota Satlantas Polres Muba.

sripoku.com/fajeriramadhoni
Dua sopir bus maut yang berhasil ditangkap anggota Satlantas Polres Muba usai melarikan diri. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Usai sudah pelarian Adri (26), warga Sumatera Barat.

Melarikan diri usai bus Sambodo terguling di Tikungan Harmoko pada Kamis (27/5/2021) lalu, Adri ditangkap anggota Satlantas Polres Muba di tempat persembunyiannya di wilayah Sumatera Barat, Kamis (10/6/2021).

Selain itu, di waktu bersamaan tapi tempat berbeda, polisi juga menangkap seorang sopir bus ANS bernama Abrar yang menyebabkan kecelakaan di Jalan Palembang–Jambi Km 148, Desa Peninggalan, Kecamatan Tungkal Jaya.

2 Truk Kecelakaan di Jalan Palembang-Betung, Sopir & Kernet Truk Tangki Dilarikan ke Palembang

Seperti yang diketahui, gara-gara bus Sambodo terguling di Tikungan Harmoko, empat penumpang perempuan meninggal dunia, dimana salah satunya masih berusia anak-anak.

Kapolres Muba, AKBP Erlin Tangjaya, saat koferensi pers yang didampingi Waka Polres Muba Kompol Irwan Andeta, mengatakan Andri adalah sopir dari bus Sambodo dengan Nopol: B 7314 NGA.

Saat kecelakaan, bus Sambodo melaju dari arah Jambi ke arah Palembang dengan membawa 33 orang penumpang.

"Dimana saat itu bus yang dikendarai Andri hilang kendali saat menikung ke kanan menurun ke arah Palembang dengan kecepatan tinggi sehingga keluar jalur dan terbalik sebelah kiri kendaraan hingga menyebabkan 4 orang meninggal dunia, 4 orang luka berat dan 8 orang luka ringan," kata Erlin.

Usai kejadian, Andri langsung melarikan diri melalui provinsi Jambi hingga tiba di kampungnya Desa Pilubang Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman provinsi Sumatera Barat

Sempat buron selama 12 hari akhirnya pelaku Andri berhasil ditangkap oleh Satuan Lalu Lintas Polres Muba di Desa Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, provinsi Sumatera Barat.

"Pelaku langsung kita bawa ke Polres Muba guna proses lebih lanjut. Dan terhadap pelaku akan kita jerat dengan pasal 310 ayat 4,3,2 dan pasal 312 UULLAJ no.22 Tahun 2009 dengan ancaman 6 tahun penjara," tegasnya.

Pengedar Narkoba Ditahan, 3 Orang Positif Pemakai Langsung Direhab

Sementara it, Erlin mengatakan, Abrar merupakan sopir bus ANS nopol BA 7122 QU yang adu kambing dengan kendaraan bus Isuzu Elf nopol E 7647 VA di Jalan Palembang–Jambi Km 148, Desa Peninggalan, Kecamatan Tungkal Jaya, Muba.

Kejadian tersebut menyebabkan penumpang kendaraan bus Isuzu Elf No Pol E 7647 VA dua orang meninggal dunia di TKP dan 2 orang mengalami luka berat serta 10 orang mengalami luka ringan.

Pada saat setelah kejadian, Abrar sempat melarikan diri.

Selama lima hari dilakukan pengejaran dan pelaku ditangkap di Jakarta Timur pada Rabu, 7 juni 2021 sekira pukul 12.00 WIB.

"Pelaku juga kita jerat dengan pasal 310 ayat 4,3,2 dan pasal 312 UULLAJ no.22 Tahun 2009 dengan ancaman 6 tahun penjara," tutupnya.

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved