Belajar dari Kisah 78 Orang di Satu RT Terkena Covid-19
Lurah Karangsari, Gatot Tunggul Wulung berkata, klaster baru penyebaran covid-19 di wilayahnya berawal dari seroang warga yang melapor mengeluh sakit
Selama itu, kebutuhan makanan dan minuman warga akan dipenuhi Pemkab Kendal dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta mendirikan dapur umum.
Dapur umum ditempatkan dengan meminjam ruang kelas SDN 3 Karangsari untuk memenuhi kebutuhan makan warga Karangsari selama masa karantina 14 hari.
Logistik berupa sembako untuk dapur umum dibantu dari Baznas Kendal, dan sebagian warga Karangsari yang memberikan bantuan berupa bahan pokok.
"Untuk kebutuhan makan warga yang isolasi mandiri tidak perlu khawatir.
Satgas Jogo Tonggo juga sudah diaktifkan melalui ketua RT setempat.
Ada sekitar 60 KK (Kepala Keluarga) yang dikarantina, kebutuhan makanannya dipenuhi dari Dapur Umum Satgas Covid-19 Karangsari," terang Lurah Gatot.
Kepala Dinkes Kendal, Ferinando Rad Bonay mengungkapkan, sebanyak dua orang yang dinyatakan positif covid-19 di wilayah itu dirawat di rumah sakit, sedangkan sisanya menjalani isolasi mandiri.
Dia menambahkan, saat ini tercatat tiga kecamatan di Kendal yang masuk zona merah covid-19, yakni Kecamatan Boja, Kota Kendal, dan Patebon.
Di Kecamatan Kota Kendal, lonjakan kasus disumbang pada klaster Lapas Kelas IIA Kendal dan klaster takziah di Kelurahan Karangsari.
Kecamatan Patebon disumbang klaster Lapas Terbuka dan klaster keluarga, sedangkan Kecamatan Boja disumbang klaster keluarga.
Dengan lonjakan kasus yang terjadi, Ferinando berujar, Dinkes melakukan upaya pencegahan dengan menggencarkan tracing untuk memutus mata rantai penyebaran virus.
Dinkes juga meminta kepada Tim Satgas Covid-19 agar mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk melakukan pembatasan kegiatan di luar rumah. Termasuk pembatasan kegiatan malam hari.
"Kami juga minta tim satgas untuk menggiatkan patroli dan menegur masyarakat yang berkumpul sampai malam," tuturnya.
Selain itu, Ferinando menyebut, Dinkes tengah berupaya melakukan percepatan vaksinasi dengan target 109.000 orang hingga akhir Juni 2021.
"Untuk bisa memenuhi target ini, rata-rata tiap hari kami akan vaksin sekitar 330 orang," jelasnya. (sam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-covid-19-1.jpg)