Breaking News:

Liputan Khusus

Pasar Ikan Modern Sepi, Keluh Kesah Pedagang: Ramai pun Cuma Dapat Rp 350 Ribu

Selain minim pengunjung, saat ini jumlah pedagang yang membuka lapak menyisakan tiga orang saja.

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT
Warga mengunjungi petak-petak akuarium ikan hias di Pasar Ikan Moderen Jl P Mangkuprabu. Keberadaan pedagang ikan hias diharapkan akan meningkatkan kunjungan warga ke Pasar Ikan Modern yang baru ini. Sementara petak di lantai dua masih belum ada pedagang. 

PALEMBANG, SRIPO -- Berdiri megah di pusat keramaian Jalan MP Mangkunegara Palembang, Pasar Ikan Modern (PIM) yang dibangun Kementerian Kelautan dan Perikanan  RI kondisinya memprihatinkan. Selain minim pengunjung, saat ini jumlah pedagang yang membuka lapak menyisakan tiga orang saja.

Mahmud, seorang pedagang yang masih bertahan di tempat tersebut mengungkapkan, awalnya jumlah pedagang yang membuka lapak di PIM berjumlah 48 orang. Namun hingga detik ini hanya tersisa tiga orang.

"Saya masih bertahan karena masih semangat, komitmen sesuai dari awal saat bergabung ingin membesarkan pasar. Tapi saya juga berharap pengelola punya inisiatif untuk membuat pasar ini ramai pengunjung," katanya, Senin (7/6).

Baca juga: Pasar Ikan Modern Jadi Sentra Ikan Hias Pertama di Palembang, Ratu Dewa : Destinasi Wisata Baru

Sedikitnya jumlah pedagang tak terlepas dari sepinya pengunjung yang datang. Baru setelah ada pasar ikan hias jumlah pedagang sekit bertambah dan akhir pekan pengunjung mengalami sedikit peningkatan.

"Yang datang pun hanya pelanggan saja. Walau disini ada yang jual sayur, makanan tapi tetap sepi. Kalau ramai pun lakunya hanya 5 kilo," katanya.

Dengan kondisi ini, mau tidak mau Mahmud menjual sisa dagangan yang tak laku ke Pasar KM5 atau disimpan dalam pendingin. "Saya juga jualan di sana saat tak laku dilempar ke langganan atau ke pasar," katanya.

Menurutnya, sehari dalam kondisi ramai pun penghasilan yang masuk hanya Rp 350 ribu. "Ini masih hitungan kotor, belum penghasilan bersih," ujarnya.

Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Baca juga: Deru Klaim Pasar Ikan Palembang Aman, Tak Terkait Penangkapan Menteri Edhy Prabowo

Memang selama berjualan di PIM, Mahmud mengaku tak dipungut biaya sewa. Sesuai perjanjian penarikan sewa baru dilakukan jika kondisi pasar mulai ramai dan pedagang 50 persen yang mengisi lapak.

"Kalau sekarang masih gratis belum, sekarang hanya uang kebersihan saja," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Rahmaliyah
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved