Breaking News:

Mudik Lokal Dilarang

Jelang Larangan Mudik Idul Fitri 1442 H, Bupati: Jika Masih Dalam Wilayah OKI Silahkan

Larangan yang sama berlaku juga bagi masyarakat kabupaten OKI yang berada di perantauan untuk menunda pulang kampung terlebih dahulu.

TRIBUNSUMSEL.COM/NANDO
Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar SE. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Larangan mudik mulai tanggal 6-17 Mei 2021, dalam hitungan hari akan berlaku. Seperti yang diinstruksikan oleh pemerintah pusat dalam menekan resiko penularan Covid-19.

Bahkan, Presiden Jokowi memberi perhatian khusus dan serius dalam masalah ini serta meminta kepada Gubernur hingga Bupati serta Wali Kota untuk sekuat tenaga melarang warganya supaya tidak mudik Idul Fitri 1442 H.

Terkait larangan mudik, Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar SE meminta kepada seluruh masyarakat di wilayah otonominya untuk mematuhi aturan tersebut.

Baca juga: Sandal Ungkap Keberadaan Tubuh Mifta Bocah Empat Tahun Tenggelam di Sungai Komering OKI

Baca juga: THR untuk ASN di OKI Cair Lusa dengan Total Rp 34.710.371.180, Bagaimana dengan Honorer?

"Kebijakan ini berlaku bagi seluruhnya, tidak hanya para Aparatur Sipil Negara (ASN) tapi seluruh lapisan masyarakat," ujarnya menegaskan, Senin (3/5/2021) siang.

Larangan yang sama berlaku juga bagi masyarakat kabupaten OKI yang berada di perantauan untuk menunda pulang kampung terlebih dahulu.

"Yang merantaunya jauh, hingga luar provinsi atau bahkan berbeda pulau. Mohon tunda dulu kepulangannya, jangan sampai kita bawa virus untuk keluarga di rumah," katanya.

Masih kata Iskandar, warganya diperbolehkan melakukan mobilitas mudik jelang hari raya idul Fitri jika masih dalam kawasan Bumi Bende Seguguk.

Baca juga: Sepekan Jelang Lebaran, Disnakertrans OKI Akan Buka Posko Pengaduan THR

Baca juga: Dijaga Polair, Jalur Air pun tak Luput Dari Pengamanan: Ini Titik Penyekatan di Wilayah OKI Sumsel

"Kalau masih wilayah OKI ya boleh-boleh saja, asal selalu patuhi protokol kesehatan dengan maksimal," beber orang nomer satu di Bumi Bende Seguguk itu.

Dihimbau pula bagi seluruh ASN, pasca mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) 5 Mei mendatang agar tidak mudik untuk keperluan menyambut hari raya.

"Kami memberikan himbauan patuhi dan taati peraturan pemerintah pusat untuk menunda mudik. Karena ini semua demi kebaikan kita bersama-sama," paparnya. (Nando/TS)

Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved