Ramadhan
30 Hari Ramadhan Rahmat & Ampunan
Bulan Ramadhan itu terbagi tiga ”Permulaan Bulan Ramadhan adalah rahmat, pertengahannya ampunan, sedang akhirnya adalah pembebas dari api neraka
telah mengatakan kepada kami Salam bin Sawar, ia berkata; telah mengatakan pada kami Maslamah bin As-Shalt,dari Az-'Zuhri, dari Abu Salamah, dari Abu Huroiroh, berkata; Rasululloh SAW bersabda:
Permulaan Bulan Ramadhan adalah rahmat, pertengahannya ampunan, sedang akhirnya adalah pembebas dari api neraka”.
Sekalipun hadits ini sangat populer di kalangan masyarakat, para pakar menilainya sebagai hadits yang amat lemah.
Saking lemahnya, al-Albani menghukuminya sebagai hadits munkar, tak layak dijadikan dalil dalam agama.
Adapun sumber kelemahan hadits ini terletak pada dua sosok rawi bemama Salam bin Sawar dan Maslamah bin as-Shalt.
Kedua sosok ini mendapat penilaian berbeda dari Ibnu 'Adi, kritikus hadits yang amat kredibel itu.
Salam bin Sawar dinilainya sebagai sosok munkarul hadits.
Maslamah bin as-Shalt adalah figur yang tak dikenal..
Al-Uqaili bahkan lugas menyatakan bahwa hadits ini tak berasal dari az-Zuhri.
La ashla lahu min hadttsi az-Zuhri.
Demikian tutur beliau.
Imam ad-Dzahabi, pakar hadits yang populer dengan karya besarnya Mizanul l'tidal tak ketinggalan menilai dua rawi ini.
Beliau menyebut Salam bin Sulaiman bin Sawar sebagai sosok yang tak kuat haditsnya, sementara Maslamah bin as-Shalt dinilainya sebagai sosok yang tak dikenal, la yu'raf.
Beliau juga mengutip penilaian Abu Hatim terhadap Maslamah bin as-Shalt sebagai matrukul hadits' satu istilah yang hanya disematkan pada sosok yang tertuduh sebagai pendusta.
Menurut sementara ‘pakar' hadits riwayat Salam bin Sawar ini merupakan cuplikan dari satu hadits yang amat panjang riwayat Salman al-Farisi' Imam Ibnu Khuzaimah menyantumkan riwayat ini dalam kitab shahih beliau, sebagai berikut:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/sumiati.jpg)