Arti Khuntsa dan Takhannuts Ternyata Punya Perbedaan Makna, Kasus Aprilia Manganang dalam Ilmu Fikih

Kasus Aprilia Manganang dalam fiqih agama Islam disebut sebagai khuntsa, apa itu khuntsa? Apa bedanya dengan takhannuts?

Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Tria Agustina
Arti Khuntsa dan Takhannuts 

Seperti diketahui, kemunculan soal kabar atlet voli Nasional Aprilia Manganang menyebar lewat sosial media, apalagi belakangan medsos memang menyoroti bentuk tubuh Aprilia yang makin atletis.

Kini setelah tahu statusnya, dipastikan Aprilia Manganang akan menjalani pemeriksa proses lainnya. Tercatat Aprilia kini sudah berusia 28 tahun. Dia merupakan atlet kebangaan Indensia dan dianggap sebagai legenda voli nasional.

Atlet Voli Putri

Serda Aprilia Manganang merupakan anggota Korps Wanita AD (Kowad) yang menjadi pemain timnas bola voli putri untuk Asian Games 2018 lalu.

Penampilannya pun menjadi perbincangan khususnya di sosial media.

Mengenal lebih dekat sosok Aprilia Manganang yang kini jadi perbincangan publik.

Pemilik nama lengkap Aprilia Santini Manganang memang tak asing lagi di dunia olahraga.

Sosoknya menarik perhatian publik sejak tampil di Asian Games 2018.

Kala itu, Aprilia Manganang yang memperkuat Tim Nasional (Timnas) Voli Putri Indonesia sempat dituding merupakan seorang pria karena perawakannya yang maskulin.

Pasalnya atlet voli yang memiliki tubuh yang kekar dan tegap ini membuat pangling mata yang memandang.

Namun, sosoknya menjadi bahan perbincangan tak hanya memiliki keahlian di bidang voli.

Jika tak mengenal sosok Aprilia Manganang sekilas akan mengira jika dirinya merupakan seorang pria.

Pasalnya penampilan perempuan kelahiran 27 April 1992 ini mampu mengecoh orang yang melihatnya.

Aprilia Santini Manganang.
Aprilia Santini Manganang. (http://palembang.tribunnews.com/)

Atlet voli kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara ini merupakan seorang perempuan yang berpenampilan kekar.

Lantas siapakah sosok Aprilia Manganang sebenarnya? Berikut ulasan selengkapnya.

Terkait hobinya menggeluti bidang olahraga, Aprilia mulai bermain voli sejak duduk di bangku SMP.

Ia sempat berhenti saat SMA karena fokus dengan basket.

Meski akhirnya ia kembali ke voli karena melihat kakaknya berhasil mendapatkan penghasilan dari voli itu sendiri.

Karier profesionalnya ia mulai ketika bergabung dengan tim Alco Bandung pada tahun 2011, lalu kemudian berpindah ke BNI 46, Manokwari Valeria, hingga akhirnya memperkuat Jakarta Elektrik PLN yang suskes memenangkan ajang Pertamina Proliga 2015 dan 2016.

Bermula Petunjuk Dukun Cari Harta Karun, Anak Tega Kubur Ibunya Dalam Posisi Terbalik Gini Kronologi

Kemunculannya di Timnas Voli Putri Indonesia membuat banyak pihak kaget dan kemudian mempertanyakan status gendernya.

Tetapi, tudingan tersebut tak terbukti.

Aprilia Manganang juga memiliki smash (pukulan) mematikan yang kerap membuat lawan-lawannya mati langkah.

Tak ayal, Aprilia Manganang pun sukses membawa tim-tim yang dibelanya berjaya.

Selama berkarier sebagai pevoli profesional, perempuan kelahiran 27 April 1992 ini telah meraih banyak sekali prestasi, diantaranya empat kali menjadi juara Proliga.

Daftar Prodi yang Menerima Jalur SNMPTN di UIN Raden Fatah, Pendaftaran Dibuka Hingga 24 Februari

Prajurit TNI AD

Di luar kariernya sebagai pevoli, Aprilia Manganang sendiri diketahui merupakan seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) alias Kowad.

Potretnya dalam balutan seragam TNI pun bisa memukau banyak pasang mata.

Sebab, perempuan bertubuh berpostur kekar ini tampak begitu gagah.

Aprilia Manganang yang merupakan prajurit TNI AD berpangkat sersan dua ini terlihat begitu memukau dalam balutan seragam TNI.

Tak kalah memukau dari potret sebelumnya, Aprilia Manganang juga terlihat gagah dalam balutan seragam TNI berikut ini.

Aprilia Manganang
Aprilia Manganang (net)

Kala itu, Aprilia Manganang sendiri mengabadikan momen saat mengenakan seragam TNI dalam selfie.

Dalam unggahan terbarunya, Aprilia Manganang memberikan pesan bijak mengenai rasa syukur.

"mulai berpikir untuk menjalanin suatu proses yang baik ke depan..
apa yang terjadi sebelum nya jadi kan pelajaran dan kedepan perbaiki semua nya.. hidup itu disyukuri," tulisnya.

Dalam setiap unggahannya, Aprilia Manganang mendapat beragam komentar dari warganet.

Salah satunya yang berseloroh jika jangan salah fokus lantaran ia tetaplah seorang wanita.

Viral Guru Honor Dipecat Via SMS Usai Posting Gaji di Medsos, Cari Sekolah Lain Kalo Mau Gaji Gede

Jualan Pisang Goreng

Dikutip dari grid.id, sebelum menjadi atlet dan anggota TNI AD, April mengatakan bahwa ia saat kecil membantu ibunya berjualan pisang goreng.

"Ketika kecil, saya sudah membantu Mama berjualan pisang goreng di sekitar rumah.

Saya harus berjalan cukup jauh. Supaya dagangan cepat habis, saya menjual dengan harga semurah mungkin, misalnya 5 pisang goreng harganya Rp 1000," ungkap April.

Perempuan kelahiran 27 April 1992 ini juga menuturkan bahwa hobi olahraganya berawal dari kebiasaannya saat kecil.

"Awalnya suka bermain basket dan voli di sekolah, hingga pernah mengikuti kejuaraan di kampung halaman. Imbalan yang saya dapat mulai dari ucapan terimakash, mi instan hingga telur rebus," tambahnya.

Sejak kecil berusaha keras, tak disangka bila April kini berhasil menjadi atlet voli andalan bangsa.

Ia juga tergabung dalam Kowad, dan makin membuktikan bahwa selama ini, cacian banyak orang yang menyebut dirinya laki-laki mampu terbantahkan.

Baca juga: Moeldoko Terganjal di Kemenkumham, Jimly Asshiddiqie Tegaskan Jangan Dulu Disahkan KLB Demokrat

SUBSCRIBE US

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved