Arti Khuntsa dan Takhannuts Ternyata Punya Perbedaan Makna, Kasus Aprilia Manganang dalam Ilmu Fikih
Kasus Aprilia Manganang dalam fiqih agama Islam disebut sebagai khuntsa, apa itu khuntsa? Apa bedanya dengan takhannuts?
Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
Keheranan publik dan netizen kemudian terjawab kini, setelah selama hampir 27 tahun terkungkung hidup dengan identitas sebagai wanita, secara resmi Aprilia Manganang dipastikan lelaki tulen.
Pengumunan status Aprilia Manganang sebagai lelaki, disampaikan langsung KSAD Jenderal Andika Parkasa.
"Apria Manganang sangat tidak seberuntung kita semua," ujar Jenderal Andika Perkasa mengawali penjelasannya.
Menurut KSAD Jenderal Andika Perkasa, saat dilahirkan Aprlia Manganang mengalami kelainan sistem reproduksinya.
"Saat dilahirkan dia mengalami kelainan sisten reproduksinya. Dalam terminologi kesehatan, kelainan itu disebut sebagai hipospadia," ujar Jenderal Andika Perkasa.
Karena itu, sejak lahir dia sudah ada kelainan produksi, nasibnya makin tidak beruntung ketika ditetapkan berjenis kelamn wanita sejak kecil.
Bahkan saat dia menjalani karirnya sebagai seorang atlet hingga masuk TNI AD sebagai Prajurit Kowad, status Aprilia Manganang pun berjenis kelami wanita.
Hingga kemudian dia menjalani tes utuh secara medis, baik itu pemeriksaan secara hormonal, fatual ilmiah hingga hal-hal terkait lainnya yang difasilitasi oleh TNI, maka Aprilia Manganang dinyatakan sebagai seorang pria alias laki-laki tulen.
"Pemeriksaan secara hormonal juga demikian, secara fatual dan ilmiah, kita bisa meyakini Aprilia Manganang adalah laki-laki.
Maka itulah disimpulkan dari pemeriksaan itulah Aprilia lebih dominan laki-laki, bahkan tak ditemukan organ internal jenis kelamin wanita.
"Dari hasil pemeriksaan, ternyata Aprilia Manganang lebih memiliki organ laki-kali, bahkan tidak ada ditemukan organ internal jenis kelamin wanita," jelas Andika Perkasa.
• Sikap Aprilia Manganang di Kowad Terkuak, Kini Jadi Pria: Jenderal Andika Perkasa Tanggung Jawab
Jalani Operasi
Menurut Jenderal Andika Perkasa, setelah pemeriksaan Medis pada 3 Febrari 2021 kemarin, maka Aprila Menganang yang menjalani pemeriksaan lanjutan di RSPAD Gatot Subroto.
Hasilnya Aprilia dipastikan berkelamin laki-laki.
Hasil pemeriksaan kemudian membuat Andikan Perkasa menawarkan Aprilia Manganang melakukan penanganan medis dan operasi (corrention surgery).
Sejauh ini menurut Jenderal Andika Perkasa, Aprilia Manganang sudah menyelesaikan corretion surgery pertama dan akan kembali menjalani operasi tahap kedua nanti.