Arti Khuntsa dan Takhannuts Ternyata Punya Perbedaan Makna, Kasus Aprilia Manganang dalam Ilmu Fikih
Kasus Aprilia Manganang dalam fiqih agama Islam disebut sebagai khuntsa, apa itu khuntsa? Apa bedanya dengan takhannuts?
Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM - Inilah kasus Aprilia Manganang menurut pandangan Islam disebut khuntsa, apa itu?
Berikut penjelasannya oleh Ustaz Abdul Somad terkait khuntsa dan takhannuts.
Sejak kemunculannya pada Asian Games 3 tahun lalu, nama Aprilia Manganang kian melejit.
Apalagi sosoknya yang sempat dikira sebagai pria menjadikannya memiliki daya tarik tersendiri.
DIkenal sebagai atlet voli, Aprilia Manganang memiliki tubuh yang kekar dan tegap.
Tak ayal membuat pangling mata yang memandang sosoknya yang maco dan maskulin.
Namun, sosoknya menjadi bahan perbincangan tak hanya memiliki keahlian di bidang voli.
Jika tak mengenal sosok Aprilia Manganang sekilas akan mengira jika dirinya merupakan seorang pria.
Pasalnya penampilan perempuan kelahiran 27 April 1992 ini mampu mengecoh orang yang melihatnya.
Namun, siapa sangka setelah berbagai kejanggalan terjadi, akhirnya terkuak jika Aprilia Manganang memang lebih condong memiliki sisi sebagai laki-laki.
Turut prihatin terhadap kondisi anak buahnya, KSAD Jenderal Andika Perkasa pun membantu Aprilia Manganang untuk melakukan operasi.
Kini Aprilia Manganang bersyukur ia telah menjadi laki-laki tulen.
Di dunia medis kasus yang dialami oleh Aprilia Manganang ini disebut Hipospadia.
Sementara dalam fiqih agama Islam disebut sebagai khuntsa, apa itu khuntsa? Apa bedanya dengan takhannuts?
Dalam hal ini berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad.
Baca juga: Miliki Smash Voli Mematikan, Inilah Sosok Aprilia Manganang, Prajurit TNI yang Sempat Disangka Pria

Kasus Serda Aprilia Manganang dalam Islam Disebut Khuntsa beda dengan takhannnuts (waria/banci/LGBT).
Inilah kasus di dalam fiqih disebut sebagai Khuntsa, inilah yang harus dibantu sosialisasikan dengan benar dan dikoreksi kelaminnya sesuai dengan keadaan fisik dan DNA yang sebenarnya bukan atas dasar kecenderungan perasaan.
Adapun yang merupa-rupakan diri sesuai dengan keinginan hawa nafsu belaka padahal sebenarnya jelas fisiknya bukan itu dalam fiqih disebut takhannuts.
Dan kelakukannya menurut syariat justru harus dikucilkan dari masyarakat karena merusak.
Lebih detil mengenai khuntsa dan takhannuts dijelaskan oleh Ustaz Abdul Somad.
"Khuntsa artinya anak maaf maaf maaf cakap kalau bukan karena fiqih tak saya jelaskan, manusia yang lahir kelaminnya dua, itu namanya khuntsa," jelas Ustaz Abdul Somad.
"Ada itu mungkin waktu hidup kita tak tahu, pas nanti memandikan jenazahnya baru tau, oh rupanya dia khuntsa," tambahnya.
"Maka kalo kejadian macam ini dibawa ke dokter, nanti dokter akan bertanya setelah di akhil baligh mana yang lebih cenderung, ternyata maaf kaaf cakap dia haid menstruasi, maka kelamin laki-lakinya dipotong atau dioperasi, maka dia menjadi perempuan," jeas Ustaz Abdul Somad.
"Ternyata dia tidak haid dan gayanya macem laki-laki, maka kelamin perempuannya dibuang dan dijait dan dia menjadi laki-laki," jelasnya.
"Ini dibahasa dalam fiqih namanya Bab Khuntsa, jelas," terangnya.
Sementara itu Ustaz Abdul Somad pun menegaskan jika waria dan sejenisnya bukanlah termasuk khuntsa.
"Sedangkan bencong bukan khuntsa, bencong ini adalah laki-laki, definii laki-laki itu apa? Siapa yang punya zakar maka dia laki-laki baik hidup maupun mati," paparnya.
"Oleh sebab itu maka tidak bisa dihukumkan dia khuntsa, tanya dia kau kelamin kau berapa, satu, laki-laki apa perempuan, laki-laki, kenapa kau melambai," ungkapnya.
Baca juga: Apa Itu Hipospadia yang Diderita Aprilia Manganang Anak Buah Jenderal TNI Andika, Ini Kata Dokter
Dilansir dari situs resmi TNI AD, Aprilia Manganang berkarir sejak lama dan sempat menjadi sorotan ketika dia terlihat dengan tampilan pakaian prajurit, namun dengan otot dan tubuh yang makin atletis.
Sebab, tampilannya inilah kemudian menjadi sorotan, karena dia lebih terlihat ganteng dari pada cantik.
Keheranan publik dan netizen kemudian terjawab kini, setelah selama hampir 27 tahun terkungkung hidup dengan identitas sebagai wanita, secara resmi Aprilia Manganang dipastikan lelaki tulen.
Pengumunan status Aprilia Manganang sebagai lelaki, disampaikan langsung KSAD Jenderal Andika Parkasa.
"Apria Manganang sangat tidak seberuntung kita semua," ujar Jenderal Andika Perkasa mengawali penjelasannya.
Menurut KSAD Jenderal Andika Perkasa, saat dilahirkan Aprlia Manganang mengalami kelainan sistem reproduksinya.
"Saat dilahirkan dia mengalami kelainan sisten reproduksinya. Dalam terminologi kesehatan, kelainan itu disebut sebagai hipospadia," ujar Jenderal Andika Perkasa.
Karena itu, sejak lahir dia sudah ada kelainan produksi, nasibnya makin tidak beruntung ketika ditetapkan berjenis kelamn wanita sejak kecil.
Bahkan saat dia menjalani karirnya sebagai seorang atlet hingga masuk TNI AD sebagai Prajurit Kowad, status Aprilia Manganang pun berjenis kelami wanita.
Hingga kemudian dia menjalani tes utuh secara medis, baik itu pemeriksaan secara hormonal, fatual ilmiah hingga hal-hal terkait lainnya yang difasilitasi oleh TNI, maka Aprilia Manganang dinyatakan sebagai seorang pria alias laki-laki tulen.
"Pemeriksaan secara hormonal juga demikian, secara fatual dan ilmiah, kita bisa meyakini Aprilia Manganang adalah laki-laki.
Maka itulah disimpulkan dari pemeriksaan itulah Aprilia lebih dominan laki-laki, bahkan tak ditemukan organ internal jenis kelamin wanita.
"Dari hasil pemeriksaan, ternyata Aprilia Manganang lebih memiliki organ laki-kali, bahkan tidak ada ditemukan organ internal jenis kelamin wanita," jelas Andika Perkasa.
• Sikap Aprilia Manganang di Kowad Terkuak, Kini Jadi Pria: Jenderal Andika Perkasa Tanggung Jawab
Jalani Operasi
Menurut Jenderal Andika Perkasa, setelah pemeriksaan Medis pada 3 Febrari 2021 kemarin, maka Aprila Menganang yang menjalani pemeriksaan lanjutan di RSPAD Gatot Subroto.
Hasilnya Aprilia dipastikan berkelamin laki-laki.
Hasil pemeriksaan kemudian membuat Andikan Perkasa menawarkan Aprilia Manganang melakukan penanganan medis dan operasi (corrention surgery).
Sejauh ini menurut Jenderal Andika Perkasa, Aprilia Manganang sudah menyelesaikan corretion surgery pertama dan akan kembali menjalani operasi tahap kedua nanti.
Seperti diketahui, kemunculan soal kabar atlet voli Nasional Aprilia Manganang menyebar lewat sosial media, apalagi belakangan medsos memang menyoroti bentuk tubuh Aprilia yang makin atletis.
Kini setelah tahu statusnya, dipastikan Aprilia Manganang akan menjalani pemeriksa proses lainnya. Tercatat Aprilia kini sudah berusia 28 tahun. Dia merupakan atlet kebangaan Indensia dan dianggap sebagai legenda voli nasional.
Atlet Voli Putri
Serda Aprilia Manganang merupakan anggota Korps Wanita AD (Kowad) yang menjadi pemain timnas bola voli putri untuk Asian Games 2018 lalu.
Penampilannya pun menjadi perbincangan khususnya di sosial media.
Mengenal lebih dekat sosok Aprilia Manganang yang kini jadi perbincangan publik.
Pemilik nama lengkap Aprilia Santini Manganang memang tak asing lagi di dunia olahraga.
Sosoknya menarik perhatian publik sejak tampil di Asian Games 2018.
Kala itu, Aprilia Manganang yang memperkuat Tim Nasional (Timnas) Voli Putri Indonesia sempat dituding merupakan seorang pria karena perawakannya yang maskulin.
Pasalnya atlet voli yang memiliki tubuh yang kekar dan tegap ini membuat pangling mata yang memandang.
Namun, sosoknya menjadi bahan perbincangan tak hanya memiliki keahlian di bidang voli.
Jika tak mengenal sosok Aprilia Manganang sekilas akan mengira jika dirinya merupakan seorang pria.
Pasalnya penampilan perempuan kelahiran 27 April 1992 ini mampu mengecoh orang yang melihatnya.

Atlet voli kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara ini merupakan seorang perempuan yang berpenampilan kekar.
Lantas siapakah sosok Aprilia Manganang sebenarnya? Berikut ulasan selengkapnya.
Terkait hobinya menggeluti bidang olahraga, Aprilia mulai bermain voli sejak duduk di bangku SMP.
Ia sempat berhenti saat SMA karena fokus dengan basket.
Meski akhirnya ia kembali ke voli karena melihat kakaknya berhasil mendapatkan penghasilan dari voli itu sendiri.
Karier profesionalnya ia mulai ketika bergabung dengan tim Alco Bandung pada tahun 2011, lalu kemudian berpindah ke BNI 46, Manokwari Valeria, hingga akhirnya memperkuat Jakarta Elektrik PLN yang suskes memenangkan ajang Pertamina Proliga 2015 dan 2016.
• Bermula Petunjuk Dukun Cari Harta Karun, Anak Tega Kubur Ibunya Dalam Posisi Terbalik Gini Kronologi
Kemunculannya di Timnas Voli Putri Indonesia membuat banyak pihak kaget dan kemudian mempertanyakan status gendernya.
Tetapi, tudingan tersebut tak terbukti.
Aprilia Manganang juga memiliki smash (pukulan) mematikan yang kerap membuat lawan-lawannya mati langkah.
Tak ayal, Aprilia Manganang pun sukses membawa tim-tim yang dibelanya berjaya.
Selama berkarier sebagai pevoli profesional, perempuan kelahiran 27 April 1992 ini telah meraih banyak sekali prestasi, diantaranya empat kali menjadi juara Proliga.
• Daftar Prodi yang Menerima Jalur SNMPTN di UIN Raden Fatah, Pendaftaran Dibuka Hingga 24 Februari
Prajurit TNI AD
Di luar kariernya sebagai pevoli, Aprilia Manganang sendiri diketahui merupakan seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) alias Kowad.
Potretnya dalam balutan seragam TNI pun bisa memukau banyak pasang mata.
Sebab, perempuan bertubuh berpostur kekar ini tampak begitu gagah.
Aprilia Manganang yang merupakan prajurit TNI AD berpangkat sersan dua ini terlihat begitu memukau dalam balutan seragam TNI.
Tak kalah memukau dari potret sebelumnya, Aprilia Manganang juga terlihat gagah dalam balutan seragam TNI berikut ini.

Kala itu, Aprilia Manganang sendiri mengabadikan momen saat mengenakan seragam TNI dalam selfie.
Dalam unggahan terbarunya, Aprilia Manganang memberikan pesan bijak mengenai rasa syukur.
"mulai berpikir untuk menjalanin suatu proses yang baik ke depan..
apa yang terjadi sebelum nya jadi kan pelajaran dan kedepan perbaiki semua nya.. hidup itu disyukuri," tulisnya.
Dalam setiap unggahannya, Aprilia Manganang mendapat beragam komentar dari warganet.
Salah satunya yang berseloroh jika jangan salah fokus lantaran ia tetaplah seorang wanita.
• Viral Guru Honor Dipecat Via SMS Usai Posting Gaji di Medsos, Cari Sekolah Lain Kalo Mau Gaji Gede
Jualan Pisang Goreng
Dikutip dari grid.id, sebelum menjadi atlet dan anggota TNI AD, April mengatakan bahwa ia saat kecil membantu ibunya berjualan pisang goreng.
"Ketika kecil, saya sudah membantu Mama berjualan pisang goreng di sekitar rumah.
Saya harus berjalan cukup jauh. Supaya dagangan cepat habis, saya menjual dengan harga semurah mungkin, misalnya 5 pisang goreng harganya Rp 1000," ungkap April.
Perempuan kelahiran 27 April 1992 ini juga menuturkan bahwa hobi olahraganya berawal dari kebiasaannya saat kecil.
"Awalnya suka bermain basket dan voli di sekolah, hingga pernah mengikuti kejuaraan di kampung halaman. Imbalan yang saya dapat mulai dari ucapan terimakash, mi instan hingga telur rebus," tambahnya.
Sejak kecil berusaha keras, tak disangka bila April kini berhasil menjadi atlet voli andalan bangsa.
Ia juga tergabung dalam Kowad, dan makin membuktikan bahwa selama ini, cacian banyak orang yang menyebut dirinya laki-laki mampu terbantahkan.
Baca juga: Moeldoko Terganjal di Kemenkumham, Jimly Asshiddiqie Tegaskan Jangan Dulu Disahkan KLB Demokrat
SUBSCRIBE US