Breaking News:

Berita KONI Sumsel

Jelang PON di Papua, KONI Sumsel Minta Vaksin Atlet Pelatda Jadi Prioritas Setelah Nakes & Petugas

Mantan Ketua Badan Kehormatan DPD RI ini memiliki alasan untuk memberikan prioritas kepada para pejuang olahraga Sumsel ini.

KONI Sumsel
Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM disaksikan Ketum KONI Sumsel, H Hendri Zainuddin SAg SH dan Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati SH MH menyematkan topi kepada atlet saat melaunching Pelatda PON XX di Griya Agung, Minggu (14/2/2021) malam. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Ketum KONI Sumsel, H Hendri Zainuddin SAg SH berharap Pemerintah Provinsi untuk memprioritaskan Vaksin Covid-19 kepada para atlet yang mengikuti Pelatda persiapan PON XX yang akan berlaga 2-13 Oktober 2021 di Papua nanti.

"Melihat regulasi yang ada vaksin ini buat Nakes (tenaga kesehatan) dulu ya. Vaksin yang kedua untuk TNI/Polri, dosen, dan yang lain-lain PNS dan tentu kita berharap di sela-sela itu nanti kita berharap kepada pemerintah ada pengecualian buat atlet-atlet yang berlaga di PON XX," ungkap Hendri Zainuddin.

Vaksin yang dimaksud tentunya vaksin Sinovac sebagai vaksinasi COVID-19 yang masih menimpa dunia hingga kini.

Baca juga: GUGUP Pak Gubernur, Ketua KONI Sumsel Minta Atlet Jangan Pikirkan Pendanaan Hadapi PON XX di Papua

Baca juga: Atlet PON Sumsel Diminta Jaga Kebugaran, KONI Sumsel Tes Fisik Jelang Pelatda

Mantan Ketua Badan Kehormatan DPD RI ini memiliki alasan untuk memberikan prioritas kepada para pejuang olahraga Sumsel ini.

"Apalagi di Sumsel jumlahnya sekitar tidak sampai 200 orang atlet dan pelatih, untuk diberikan vaksin terlebih dahulu. Karena di PON XX Papua diwajibkan vaksin bagi atlet, pelatih dan ofisial," kata Hendri yang juga mantan Manajer Tim Sriwijaya FC ini.

Atlet Pelatda PON XX di Papua untuk kontingen Sumsel, di bawah Ketua Pelatdanya sekaligus CDM Kontingennya Dr Syamsuddin Isaac Suryamanggala SpOG (Plt Direktur Rumah Sakit Siti Fatimah), akan difasilitasi vaksin baik melalui Dinkes Sumsel maupun secara beli sendiri.

"Memfasilitasinya baik itu secara beli sendiri atau nanti kita minta bantuan Gubernur lewat Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan," kata mantan anggota DPRD Kabupaten Banyuasin itu.

Baca juga: Sumsel Targetkan 10 Besar PON Papua, Ini Kata Gubernur Sumsel Herman Deru

Baca juga: Peluang Ski Air Dipertandingkan di PON Papua Masih Ada, PSAWI Sumsel Sanggupi Jadi Tuan Rumah

Demi untuk memprioritas kesehatan para pejuang olahraganya, ia meminta agar vaksin untuk ofisial bisa dilakukan belakangan.

"Nah tentu ofisial bisa terakhir saja tapi vaksin untuk atlet ini penting sekali buat keberlangsungan atlet itu sendiri. Sehingga performanya terjaga hingga Oktober 2021 nanti," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved