Berita Palembang

Acuan Ini yang Dipakai untuk Pembebasan Lahan Pembangunan Flyover Simpang Sekip, Total 101 Persil

"Pembebasan lahan flyover Rp 56 miliar dari provinsi, dan Rp 24 miliar dan Pemerintah Kota Palembang. Februari ini rencananya akan mulai,"

Editor: Refly Permana
Sripoku.com/ Kim
FOTO UDARA- Lokasi Pembangunan jembatan Fly Over Simpang Sekip- Angkatan 66 Palembang tahun depan 2021 resmi akan dibangun. Jembatan yang akan memiliki panjang kurang lebih 850 meter dengan membutuhkan luas lahan kurang lebih 6000 meter perseg, Foto diambil dari kamera drone, Kamis (27/08/2020), sore. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pembangunan flyover Simpang Sekip atau Angkatan 66 Palembang kini sudah masuk tahap pembebasan lahan.

Setidaknya, lahan maupun bangunan milik warga yang akan dibebaskan ini sebanyak 101 persil. 

Dimana, satu diantaranya, yakni Kantor Kecamatan Kemuning milik Pemerintah Kota Palembang yang telah dibongkar dan direlokasi ke tempat baru.

Sementara 100 Persil lainnya ditargetkan akan mulai pembebasan lahan di tahun 2021 ini. 

Baca juga: Event Night Slazh, Raungan Motor Yamaha Aerox Milik Sejumlah Klub Memecah Kesunyian Malam Palembang

Kepala Dinas PUPR-TR, Palembang, Ahmad Bastari Yusak, mengatakan besaran nilai untuk lahan dan bangunan masyarakat yang akan dibebaskan telah dihitung oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

Dimana secara keseluruhan, kebutuhan dana untuk pembebasan lahan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut mencapai Rp 80 Miliar. 

"Pembebasan lahan flyover Rp 56 miliar dari provinsi, dan Rp 24 miliar dan Pemerintah Kota Palembang.

Februari ini rencananya akan mulai pembebasan lahan. Namun soal pembayaran ganti rugi nanti akan secara bertahap," ujarnya, Minggu (24/1/2021). 

Jenis Persil yang dibebaskan pun beragam, ada lahan kosong milik warga, ruko dan perkantoran. Mengingat bentang flyover Simpang Sekip nanti akan dimulai dari Jalan Basuki Rahmat menuju ke Jalan R Soekamto. 

Baca juga: Sempat Gagal Berkali-Kali, Petani Nanas di Muaraenim Ini Bangkit: Kini Siap Berkirim ke Pulau Jawa

"Nanti, belokan yang mengarah ke angkatan 66 kita rencanakan diperluas juga, makanya kantor camat juga ikut kita bongkar.

Sudah dilakukan pendekatan ke masyarakat terkait rencana pembangunan ini sehingga saat pengerjaan nanti tidak timbul pro kontra," katanya. 

Berdasarkan informasi, terjadi perubahan desain panjang dari sebelumnya direncanakan 750 meter menjadi 400 meter.

"Untuk Desain Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) yang membuatnya, tapi nanti desain yang digunakan tetap dipakai yang tahun 2016," katanya. 

Bastari berharap, masyarakat dapat mendukung kesuksesan pembangunan infrastruktur di Kota Palembang.

Baca juga: Ternyata Segini Tabungan Syekh Ali Jaber hingga Akhir Hayat, Masih Bantu Orang Pakai Sisa Tabungan

Terlebih, flyover Simpang Sekip / Angkatan 66 ini sangat dibutuhkan untuk mengurai kemacetan

"Setelah pembebasan lahan selesai baru bisa pengerjaan fisik oleh Balai," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved