Wong Plembang Dambakan Aplikasi Jalan Cantik, Sekali Klik Android Aduan Kerusakan Jalan Direspon
Dosen Pasca Sarjana Universitas Syakyakirti Palembang ini menyebut perlu ada koordinator penerapan Aplikasi Jalan Cantik seperti di Provinsi Jateng
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: aminuddin
Segera akan kami tindaklanjuti.
Besok akan kami kerjakan," kata Bastari.
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia) Wilayah Sumsel, Drs H Syaidina Ali Dipll menilai positif adanya teknologi aplikasi yang maju yang langsung menyerap kepentingan, menyentuh kebutuhan masyarakat secara profesional dan terintegrasi.
"Artinya, kita di Sumatera Selatan ini bisa ketika kita menangani suatu sistem transportasi, sistem informasi, sistem digital itu profesional dan terintegrasi," kelas Ali yang selama ini menjadi pengamat transportasi.
Dosen Pasca Sarjana Universitas Syakyakirti Palembang ini menyebut perlu ada koordinator penerapan Aplikasi Jalan Cantik seperti di Jateng.
"Saya dulu kan belajar (ilmu transportasi) di Semarang, Jawa Tengah.
Dia terkoordinasi, misalnya Bappeda menggerakkan, mengkoordinasi dengan infrastruktur yang ada seperti PU, Kominfo, Dinas Perhubungan.
Seperti apa sarana prasarana yang sudah diawasi.
Bagaimana mengelola digital seperti apa.
Kondisi jalannya seperti apa penanganan seperti apa," papar mantan Kadishub Kota Palembang.
antan Kadispora Provinsi Sumsel ini mengatakan sehingga keluhan masyarakat di android bisa langsung ditanggapi.
"Dan ada sentral, ada bank data dan informasi yang diaplikasikan dengan masyarakat yang langsung masuk sistem itu.
Kemudian ditangani operator-operator yang ada," kata mantan Ketua Harian Pengprov IMI Sumsel.
Jadi kalau di Sumatera Selatan ini, seperti jalan tol, seperti jalan dan jembatan rusak itu segera teraplikasi di sini.
Itu namanya teknologi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/jalan1jpg.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/jalan2jpg.jpg)