Berita Prabumulih
Aksi Walikota Prabumulih Ridho Yahya Hadang Truk Masuk Kota Bikin Heran Netizen
"Lewatlah jalan negara itu, jangan kucing-kucingan lewat jalan kota, rusak jalan kami," kata Walikota Prabumulih, Ridho Yahya.
"Petugas dishub jago portal 24 jam, pasang portal di pos penjagaan jadi dak pacak lewat," lanjut pemilik akun tersebut.
Ridho yang mengetahui hal itu langsung meninjau langsung gapura yang ditabrak dan meminta Dinas Perhubungan Prabumulih mencari tahu siapa pemilik truk yang mengangkut alat berat mebambrak tersebut.
Bahkan, suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu itu meminta agar perusahaan truk yang menabarak bertanggungjawab melakukan perbaikan terhadap kerusakan gapura pembatas gerbang masuk Prabumulih itu.
"Kita minta yang menabrak bertanggungjawab memperbaiki. Kami minta tiga hari jangan disingkirkan agar masyarakat Prabumulih tau ini truk yang sering membuat jalan kita hancur.
Semalam masih bagus dan baru dipasang lampu hias tapi sudah hancur," tegas Ridho berang.
Ridho meminta seluruh perusahaan angkutan alat berat dan truk-truk bertonase tinggi agar melintas ke jalan lingkar timur yang merupakan jalan negara.
Baca juga: Update yang Sembuh, Isolasi Mandiri, Meninggal, & Dirawat karena Covid-19 di Palembang 16 Oktober
"Jalan lingkar itu mulus, bagus, lewatlah sana kenapa mau lewat jalan kota. Kan jelas dilarang dan tidak boleh, kenapa masih mau merusak jalan warga Prabumulih," keluhnya.
Sementara Kepala Dinas Perbuhubungan (Dishub) kota Prabumulih, Martodi HS mengaku jika pihaknya baru mengetahui peristiwa itu pukul 04.00. Marthodi menuturkan, sesuai dengan perwako nomor 61 tahun 2019 truk angkutan alat berat dilarang untuk masuk dalam jalan kota.
"Kendaraan yang boleh melintas jalan dalam kota itu sembako dan sayur, itupun kendaraan kecil bukan besar," ungkapnya.
Marthodi menegaskan, pihak perusahaan truk angkutan alat berat yang menabrak harus bertanggungjawab atas kerusakan portal tersebut.
Baca juga: Seorang Bidan di Banyuasin Jadi Korban Begal, Keluarga: Tolong Kembalikan Motornya, Kami Orang Susah
"Untuk kepemilikan kendaraan masih belum tau dan masih menunggu itikad baik mereka. Mereka harus bertanggungjawab atas kerusakan ini," tegasnya.
Terpisah, Kanit Turjawali Satlantas Polres Prabumulih, Ipda Nadhia mengungkapkan, sejauh ini pihaknya akan segera melakukan evakuasi kendaraan tersebut untuk menghindari kemacetan.
"Kita sudah minta bantuan Yonzipur untuk mengevakuasi kendaraan tersebut, karena mereka punya alatnya.
Sopirnya melarikan diri dan masih dalam penyelidikan. Jelas-jelas mobil ini melanggar karena telah dilarang melintas masuk kota," tambahnya.