Rencana Awal Sepanjang 700 Meter, Flyover Simpang Sekip Dipotong 300 Meter
Patok atau tanda pembangunan flyover pun telah dilakukan pihak terkait dengan memberi tanda pada batas-batas lokasi.
"Saya lupa, tapi itu sudah ada hitungannya berapa Persil dan luasannya semua KJPP yang handel," katanya.
Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Sumsel, Darma Budhy mengatakan proses pembebasan lahan FO Simpang Sekip membutuhkan anggaran sekitar Rp 80 miliar. Sementara Pemprov sendiri akan menganggarkan Rp 54 miliar melalui Bantuan Gubernur (Bangun).
"Hanya saja, kami telah membicarakannya dengan pihak Balai Besar agar bisa mereview ulang rencana pembangunannya," ujarnya.
Perencanaan ulang tersebut dimaksudkan agar lahan yang digunakan untuk pembangunan tersebut tidak terlampau besar. "Khususnya untuk jalan pendekat itu kalau bisa dikurangi. Sehingga lahan yang dibutuhkan tidak terlalu banyak dan bisa mengurangi anggaran yang ada," katanya.
Hingga kini, pihaknya masih menunggu perhitungan ulang yang dilakukan BBPJN Wilayah Sumsel. Sehingga kami bisa mengetahui besaran anggaran yang dibutuhkan untuk pembebasan lahan.
"Tetapi, rencana penganggaran dana sudah kami ajukan ke DPRD Sumsel untuk disetujui. Mudah-mudahan bisa terealisasi," ujarnya. (oca/cr26)