Understanding Islam : Menuju Sikap Bijak Beragama
Pemahaman kita kepada Islam biasanya selalu dimulai dengan pertanyaan, “Apa hukumnya”? atau “Apa dalilnya”?
Begitu juga pandangan dan pemikiran yang diyakininya, harus memiliki tujuan kedamaian dan keselamatan bagi orang lain.
Memahami Islam dengan cara global, seharusnya tidak menjadikan kita dan pemikiran yang kita yakini saat ini, menjadi berseberangan dengan orang lain.
Orang Islam yang bermazhab Ahlu Sunnah tidak perlu mencaci-maki dan menyalah-nyalahkan tentang orang Islam mazhab lainnya.
Bahkan orang Islam Muhammadiyah juga tidak boleh memandang rendah pemahaman tradisionalis orang NU.
Begitu juga sebaliknya.
Dari sudut ini, perselisihan dan perbedaan pandangan, bahkan cacian dan kecaman kepada pemikiran dan keyakinan orang lain, jelas tidak menggambarkan arti dari kata “Islam” itu sendiri yang “damai” bagi umat manusia.
Mencela pendapat orang lain, atau merasa fahamnya benar sendiri, jelas menghilangkan arti kata “Islam”.
Di sini terlihat bahwa pemahaman Islam secara global dapat difahami secara jelas melalui firman Allah SWT; “Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu adalah yang paling bertakwa”.
Ayat yang menghilangkan perbedaan dan pembedaan di kalangan umat ini, mengindikasikan kualitas manusia di depan Tuhan bukan berdasarkan mazhab atau golongan, tapi berdasarkan takwa dan kepatuhan.
Yang paling takwa dan patuh kepada Tuhan adalah yang paling mulia dan terhormat. Bukan karena mazhab atau golongan.
Sebagai agama yang rahmatan lil’alamin, pemahaman secara global seperti ini seharusnya dapat berlaku dan meresap secara luas, khususnya di kalangan umat Islam.
Umat Islam, karena itu perlu mengedepankan kasih sayang dan rahmat dalam pergaulan; baik sesama mazhab atau antar mazhab bahkan antar agama.
Mengedepankan pemahaman yang global seperti inilah yang susah diterima terutama oleh mereka yang sudah merasa “masuk surga” sendiri.
Dalam seloroh kita, (maaf) surga sepertinya punya bapak mereka, bukan punya orang lain.
Secara personal, Islam juga adalah agama yang mengedepankan pemenuhan kewajiban kepada Tuhan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/nouval.jpg)