Klaster Tambang Meluas, 10 Karyawan Anak Perusahaan PTBA Terinfeksi

Hingga saat ini pihak perusahaan terus melakukan tindakan penanggulangan untuk memutus mata rantai virus corona disekitar perusahaan.

Tayang:
Editor: Soegeng Haryadi
DOK. SRIPO
Klaster Tambang Meluas 

MUARAENIM, SRIPO -- Klaster baru penyebaran virus corona di lingkungan tambang batu bara meluas. Sebanyak 10 orang karyawan PT Satria Bahana Sarana (SBS) Tanjung Enim yang merupakan anak perusahaan PT Bukit Asam Tbk dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Hal ini dibenarkan Dirut PT SBA, Sigit Hery Basuki saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2020).

"Betul, Awalnya ada 4 orang karyawan yang hasil swabnya dinyatakan positif dan begitu mendapatkan info tersebut kita melalui tim covid langsung melakukan tracking terhadap siapa saja yang melakukan kontak erat terhadap keempat karyawan tersebut," katanya.

Dua Pegawai PTBA Positif Covid-19, Sebanyak 59 Pegawai Lainnya Langsung Dites Swab dan Diisolasi

Kemudian lanjutnya didapatlah sebanyak 16 orang karyawan yang melakukan kontak erat dengan resiko tinggi.

"Dari 16 orang tersebut,kita lakukan rapid test dan hasilnya ada beberapa orang yang reaktif, setelah tahu itu baru kita lakukan swab dan semalam hasil swabnya keluar dan ternyata ada 6 orang karyawan lagi yang hasil swab testnya dinyatakan positif," katanya.

Dijelaskan Sigit, setelah mengetahui hal tersebut ke 6 orang karyawan yang dinyatakan positif langsung di isolasi ditempat khusus yang disediakan oleh pihaknya.

"Sebagian karyawan kita Work From Home (WFH) namun sebagian untuk yang kerjaannya tidak bisa ditinggalkan itu tetap masuk dengan peningkatan dan pengetatan standar protokol kesehatan," katanya.

7 Pegawai dan 4 Keluarga Karyawan PTBA Positif Covid-19, Ini yang Dilakukan Manajemen Perusahaan

Sejauh ini lanjutnya kasus covid 19 ini tidak mengganggu operasional perusahaan.

"Operasional perusahaan tetap jalan, namun protokol kesehatannya semakin kita kencangkan lagi, dan saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga dan melindung karyawan kita terutama yang di tambang, rencananya akan kita akan tambah lagi 10 alat cuci tangan dan sarana pencegahan lainnya yang akan kita sebar dibeberapa titik wilayah penambangan kita," katanya.

Selain itu selama ini juga untuk mengantisipasi lanjutnya seluruh karyawan baik yang dikantor, Tambang di wilayah Banko Barat maupun di TAL juga rutin dilakukan pengecekan kesehatan.

"Baik pengukuran suhu tubuh, Induksi pasca cuti maupun sosialisasi pencegahan covid, dan dengan adanya temuan kasus di perusahaan hal ini tentu akan kita tingkatkan lagi," katanya.

Rumah Sehat tidak Menerima Pasien Covid-19 Lagi, Dinkes Palembang Siapkan Rumah Sakit Rujukan

Sementara itu, kasus Covid 19 di PT Bukit Asam kembali bertambah, 2 orang Karyawan dan 5 Keluarga karyawan terkonfirmasi positif virus corona.

Hal inipun dibenarkan oleh Apollonius Andwie C , Sekretaris Perusahaan sekaligus Ketua Task Force Penanganan covid-19 melalui Manager Humas,Iko Gusman, Senin (10/8/20).

"Hari ini berdasarkan hasil swab, ada penambahan kasus sebanyak 2 kasus yang menimpah 2 karyawan PTBA dan 5 kasus yang terkena keluarga karyawan sehingga total ada penambahan 7 kasus," katanya.

Dijelaskan Iko bahwa Jumlah terdampak Covid-19 untuk pegawai dan keluarga pegawai totalnya sebanyak 18 orang.

Tidak Terima Dinyatakan Covid-19, Seorang Suami di Lubuklinggau Bawa Pulang Paksa Jenazah Istrinya

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved