Kejati Sumsel Selidiki Dugaan Fee yang Masuk ke Dinas PUPR Empat Lawang, Kantor Tetap Beroperasi

Kejati Sumsel tengah melakukan penyelidikan terkait laporan masyarakat perihal fee proyek yang masuk ke Dinas PUPR Empat Lawang.

Penulis: Awijaya | Editor: Refly Permana
sripoku.com/andi
Aktivitas Kantor PUPR Empat Lawang, berlangsung seperti biasa, sejumlah kendaran terparkir di halaman kantor PU PR Empat Lawang, Selasa (28/7/2020) 

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Kejati Sumsel tengah melakukan penyelidikan terkait laporan masyarakat perihal fee proyek yang masuk ke Dinas PUPR Empat Lawang.

Bahkan, pihak penyidik memanggil Kepala Dinas PUPR Empat Lawang berinisial Sy untuk dimintai sejumlah keterangan pada Senin (28/7/2020).

Ia terlihat memenuhi panggilan dengan datang ke gedung Kejati Sumsel di Jalan Gubernur H Bastari, Kecamatan Jakabaring, Palembang.

Masa Pandemi Waktunya Membeli Mobil Bekas, Harganya Turun Mulai Dari Rp 5-40 Juta, Lihat Koleksinya

Ketika berhembus kabar kepala dinas tengah menjalani pemeriksaan, tampak aktivitas kantor Dinas PUPR Empat Lawang tetap seperti biasanya.

Pantauan di lapangan, parkiran kendaraan motor dan mobil nampak masih banyak berjejer di depan kantor yang berada di komplek perkantoran Pemkab Empat Lawang tersebut.

Aktivitas sejumlah pegawai didalam ruangan kantor tersebut juga seperti biasa.

Namun, di meja tamu yang biasanya ada penjagaan dari anggota Pol PP dan staf, saat ditemui nampak kosong, tidak ada penjagaan.

Dua Warga OKI yang Ditemukan Meninggal di Pelabuhan Merak Diduga Sempat Berhubungan Badan,Ada Sperma

Salah seorang staf saat ditanya kehadiran Kepala Dinas PUPR Empat Lawang, mengatakan sedang tidak ditempat, dinas luar.

" Bapak Kadis lagi dinas, Kabid juga dinas luar," ungkapnya, Selasa (28/7/2020).

Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Kepala Dinas PUPR Kabupaten Empat Lawang tersebut.

"Benar bahwa yang bersangkutan hadir dalam pemeriksaaan yang pertama terkait laporan masyarakat tentang indikasi adanya fee dari beberapa proyek di lingkungan Dinas PUPR Empat Lawang," ujarnya, Selasa (28/7/2020).

Namun, dikarenakan masih dalam tahap penyelidikan, Khaidirman mengatakan pihaknya belum bisa menyampaikan secara rinci terkait materi pemeriksaan yang dilakukan.

AWAS BAHAYA Jalan Tikungan di Empatlawang Ini tidak ada rambu-rambu Peringatan, Ini Penampakannya!

Termasuk dengan berapa besar total dari dugaan fee proyek, juga belum bisa disampaikan.

"Karena saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan masih dilakukan puldata dan pulbaket.

Kita juga belum bisa mengungkap secara rinci materi pemeriksaan karena ditakutkan akan mengganggu jalannya proses yang saat ini masih berjalan," ujarnya.

Beberapa pihak yang diduga berkaitan dengan hal ini rencananya juga akan dipanggil guna dimintai keterangan.

"Tentunya akan kita minta keterangan siapa saja yang diduga berkaitan dalam hal ini," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved