Breaking News

Ruang Ganti Rawan Penularan

Para tenaga medis yang bersentuhan langsung dengan banyak orang di rumah sakit, membuat para nakes berpeluang besar untuk terpapar.

Editor: Soegeng Haryadi
INSTAGRAM.COM/@INSTA.NYINYIR
Ilustrasi dokter dan perawat yang menangani pasien Virus Corona. 

PALEMBANG, SRIPO -- Tenaga Kesehatan (Nakes) Sumsel menjadi salah satu profesi yang rentan terpapar virus corona atau Covid-19.

Para tenaga medis yang bersentuhan langsung dengan banyak orang di rumah sakit, membuat para nakes berpeluang besar untuk terpapar.

Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI) Sumsel, Dr Mohammad Syahril, Sp.P,MPH mengatakan, menurut penelitian nakes memang rawan terpapar Covid-19. Tempat yang paling rawan tertular di rumah sakit adalah ruang ganti pakaian.

Muncul Klaster Baru Nakes di PALI

Tenaga medis yang mengganti pakaian dinas saat akan bekerja ataupun pulang kerja, tanpa menyadari pakaian yang dipakai terkena paparan virus baik dari pasien ataupun rekan seprofesi.

"Menurut penelitian memang ruang ganti pakaian adalah tempat paling rawan terjadinya penularan Covid-19," katanya, Selasa (15/7).

Diakuinya, nakes yang paling mudah terpapar Covid-19 bukanlah nakes yang merawat pasien virus corona, melainkan nakes yang melayani pasien umum.

Meski Sirkulasi Udara Baik, Gugus Tugas Jelaskan Penularan Covid-19 Mudah Terjadi dalam Ruangan

Hal itu dikarenakan nakes yang merawat pasien umum tidak menggunakan peralatan lengkap layaknya nakes yang merawat pasien Covid-19.

"Nakes yang merawat pasien umum ini kadang tidak mengetahui bahwa mereka tertular baik dari pasien atau diluar rumah sakit. Itulah pentingnya protokol kesehatan untuk diterapkan," jelasnya.

Juru bicara gugus tugas Covid-19 Sumsel, Yusri mengatakan nakes yang terpapar Covid-19 sempat menyentuh angka 15 persen dari total pasien positif di Sumsel. Sementara untuk nakes yang meninggal dunia karena Covid-19 di Sumsel ada sebanyak 4 orang.

Dua Pusdik Prajurit TNI Jadi Klaster Baru Penularan Covid-19, Menhan Prabowo Langsung Perintah Ini

Menurutnya, nakes sangat rentan terpapar virus corona khusus tenaga medis yang melayani pasien penyakit umum. Perlengkapan yang tidak standar membuat para nakes melayani pasien non Covid-19 rawan terkena dari Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Nakes yang rawat Covid-19 malah tidak ada sama sekali terpapar. Maka itu pihak RS sangat penting menyiapkan APD lengkap dan nakes harus disiplin terapkan protokol kesehatan," ungkapnya.

Sementara itu rumah sakit khusus gigi dan mulut (RSKGM) provinsi Sumsel sementara waktu membatasi pelayanan ke masyarakat dengan hanya melayani kedaruratan gigi saja.

Hal ini dilakukan setelah 3 karyawannya yang terdiri dari 2 dokter gigi dan 1 staf dinyatakan positif covid-19.

Disebut Salah Satu Media Penularan Corona, Apa itu Airborne dan Aerosol? Begini Penjelasan Yuwono

Kepala RSKGM Provinsi Sumsel, drg. Rini Bikarindrasari, M.Kes saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com membenarkan kabar tersebut.

"Benar ada 3 orang di lingkungan RSKGM dinyatakan positif covid-19. Semuanya sedang menjalani isolasi mandiri dan mereka berstatus OTG," ujarnya, Rabu (15/6/2020).

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved