Breaking News:

Pilkada 2020 di Sumsel

Sudah Jalani Rapid Test, Petugas PPDP di Musirawas Akan Coklit Dalih Siap Dilantik

Sebanyak 789 anggota Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang akan melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit)

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Yandi Triansyah
Dok PPID KPU Musirawas
Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang akan melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih (Dalih) di Kabupaten Musirawas menjalani rapid test di kecamatan masing-masing. 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS -- Sebanyak 789 anggota Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang akan melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih (Dalih) di Kabupaten Musirawas sudah menjalani rapid test.

Divisi Parmas SDM Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musirawas Syarifudin mengatakan, rapid test yang dilakukan terhadap petugas PPDP bekerjasama dengan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Musirawas.

Dimana pelaksanaannya dilakukan di kecamatan masing-masing.

"Rapid test terhadap seluruh anggota PPDP sudah dilaksanakan, sesuai aturan untuk menerapkan protokol kesehatan.

Jangan Dibuang! Ternyata Kulit Semangka Bisa Cegah Penyakit yang Mengancam Nyawa Kita

 

Serba Serbi MPLS di Palembang, Hari Pertama Masuk Sekolah Ada yang Tatap Muka hingga Daring

Rapid tes dilaksanakan di kecamatan masing-masing bekerjasama dengan Gugus Tugas Covid-19 di puskesmas setempat," kata Syarifudin kepada Sripoku.com, Senin (13/7/2020).

Dikatakan, setelah menjalani rapid test, maka seluruh anggota PPDP ini akan dilantik secara serentak di Kecamatan masing-masing, Selasa (14/7/2020).

Setelah dilantik, petugas PPDP ini akan mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) terkait dengan proses coklit yang akan dilakukan terhadap masyarakat pemilih di Kabupaten Musirawas secara door to door.

Gagal Nyaleg, Begini Nasib Mantan Kekasih Ardi Bakrie, Diam-diam Manohara Jadi Pegawai di Sini

 

Kapten Tim Sriwijaya FC Ambrizal Janji tak Baper Saat Hadapi Tim Tanah Kelahirannya, PSPS Pekanbaru

"Materi bimtek ini terkait dengan proses coklit di lapangan.

Misalnya cek pemilih yang sudah meninggal, status perkawinan bagi yang belum cukup umur dengan melampirkan dokumen nikah resmi dan teknis coklit lainnya," kata Syarifudin.

Termasuk bagi masyarakat pemilih yang saat ini sudah menjadi anggota TNI/Polri juga harus dicoklit oleh petugas PPDP.

"Misal ada warga sipil yang kemudian diterima jadi anggota TNI-/Polri tapi di KTP statusnya belum berubah, maka itu juga dicoklit," katanya. (ahmad farozi)

Tri Warga Lubuklinggau Barat Ditemukan Meninggal Dunia Pasca 4 Hari tidak Keluar, Warga Dobrak Pintu

 

Yakin Nikahi Aurel, Ari Lasso Mendadak Beri Peringatan ke Atta Halilintar, Aku yang Paling Sedih

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved