Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Pimpin Rapat Koordinasi, Herman Deru Sebut PSBB Tahap II Ini untuk Menyongsong New Normal

Kalau kemarin sosialisasi menegakkan sanksi maka PSBB tahap dua ini menyongsong new normal," kata Herman Deru.

Editor: Tarso
Dokumen Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumsel Herman Deru hadir langsung memimpin rapat koordinasi dan sosialisasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tahap II di Kota Palembang yang diadakan di Rumah Dinas Walikota Palembang.

"PSBB tahap kedua ini orientasinya tatanan menyongsong new normal, belum new normal. Kalau kemarin sosialisasi menegakkan sanksi maka PSBB tahap dua ini menyongsong new normal," kata Herman Deru, Jumat (5/6/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa ia mengapresiasi warga Palembang yang menyambut baik PSBB ini. PSBB tahap dua ini bukan pelonggaran, karena protokol kesehatan masih tetap harus diutamakan.

"Contohnya meskipun jam kerja yang tadinya 5 jam menjadi 7 jam. Tapi protokol kesehatan masih tetap nomor satu. Untuk itu keterlibatan TNI dan Polri ini bukan untuk menakut-nakuti masyarakat tapi agar masyarakat lebih sadar lagi," ungkapnya.

Lalu mulai hari ini di beberapa titik sudah melaksanakan salat Jumat, dari laporan yang didapat bahwa sudah ada kesadaran masyarakat. Sebab masyarakat datang cuci tangan, dan menerapkan jaga jarak.

Mandor Pengawas Kebun Sawit di Muratara Ditemukan Tak Bernyawa, Motornya Nyungsep ke Kanal Galian

Terdampak Corona, UMKM Sub-Sektor yang Harus Diperhatikan, Pemerintah Bisa Buat Alternatif Kemitraan

Kata Ridho Yahya, Pelaksanaan PSBB di Prabumulih Diperpanjang atau Tidak Tergantung Masyarakatnya

"Terkait sore ini kita baru saja selesai rapat koordinasi dalam menghadapi PSBB Kota Palembang Tahap II. Semua unsur diundang tidak hanya TNI dan Polri juga berbagai organisasi dan para ahli epidemiologi" kata Deru.

Lebih lanjut ia mengatakan, semua pihak yang terkait dalam kondisi yang sangat serius saat ini, kondisi serius dalam artian serius menegakan PSBB sesuai aturan yang sudah tertuang dalam Perwali.

Di PSBB pertama 1.750 personil TNI dan Polri ditambah lagi Satpol PP dan lainnya diturunkan.

"Salah satu keberhasilan PSBB pertama yaitu tingkat kontak terkonfirmasi positif Covid-19 dari 14 sebelum PSBB menjadi 6 setelah PSBB, ini salah satu keberhasilannya," ujarnya.

Dengan demikian penyebaran Covid-19 khususnya di Kota Palembang sudah ada penurunan. Untuk itu Deru pun mengapresiasi kinerja Gugus Tugas Kota Palembang.

HD Menambahkan, dilanjukannya PSBB Kota Palembang bukan karena kondisi yang masih mengkhawatirkan, namun untuk lebih mengingkatkan lagi dan memperdalam edukasi kepada masyarakat.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved