Virus Corona di Sumsel

Dampak Corona, Pedagang Sate di Palembang Ini Gulung Tikar Karena Jualannya tak Laku

Pandemi Covid-19 telah berdampak bagi sebagian besar sektor ekonomi masyarakat.

SRIPOKU.COM / Hartati
Maimunah penjual sate Padang mendapat bantuan modal usaha dari ACT Sumsel. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pandemi Covid-19 telah berdampak bagi sebagian besar sektor ekonomi masyarakat.

Tak sedikit orang yang mengeluhkan kesulitan dalam usaha, terlilit utang, kehilangan modal, hingga terpaksa harus gulung tikar.

Seperti yang dirasakan oleh Maimunah (41) , penjual makanan khas Sumatera Barat, Sate Padang.

Mae panggilannya, biasa menjual dagangannya keliling berjalan kaki dengan membawa gerobak satenya, dan memiliki lapak di wilayah pedestrian sudirman ketika malam akhir pekan.

Kini lapaknya itu terpaksa berhenti lantaran pandemi covid 19, yang mengakibatkan sebagian tempat umum ditutup demi mencegah lajur penyebaran virus.

"Ya seperti inilah kondisinya, kalau mau dapat uang harus berkeliling mendorong gerobak sate, karena tidak ada lapak lagi seperti dulu," ujarnya, Selasa (1/6/2020).

PSBB Palembang Bakal Diperpanjang, Sekolah Batal Dibuka Surat Edaran Bakal Direvisi

 

Terus Bertambah Kasus Pasien Sembuh Covid-19 di Lubuklinggau, Hari Ini Ada 10 Pasien Sembuh Corona

Maimunah mengatakan sebelum Pandemi dia bisa mengantongi uang Rp 1 juta jika dagangannya habis.

Tapi kini menjual satu porsi saja sulit karena orang mengurangi aktivitas di luar rumah.

Tergerak melihat kesulitan pelaku UMKM, ACT membuat program yang ditujukan untuk masyarakat yang terdampak aspek sosial ekonomi, dengan menginisiasi program Sahabat Usaha Mikro Indonesia.

Program ini diberikan dalam bentuk sedekah modal usaha kepada ibu-ibu yang memiliki usaha.

Namun kekurangan modal atau hampir gulung tikar karena kondisi ekonomi yang dialami.

Tim Program ACT Sumsel, Aris Lazuardi mengatakan bahwa ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk mendapatkan bantuan Sahabat UMI.

Dimakamkan Sebelum Tes Swab Keluar, Pemakaman Seorang PDP di Palembang Ini Dipenuhi Isak Tangis

 

Cerita Petugas TPU Gandus Kewalahan Kuburkan Pasien Covid-19 di Palembang, Sehari Pernah 9 Jenazah

"Para pemilik usaha yang menjadi kriteria penerima bantuan Sahabat UMI antara lain , penggerak usaha adalah seorang perempuan, memiliki usaha rumahan setidaknya dengan modal di bawah Rp 1 juta, produk siap jual hasil buatan sendiri, tidak mensyarakatkan agunan atau sejenisnya dan memiliki pengalaman usaha sebelumnya," jelas Aris.

ACT Sumsel telah memberikan bantuan modal usaha Sahabat UMI kepada tiga pelaku usaha di kota Palembang, yaitu Ibu Maimunah (41) penjual sate padang, Ibu Irna Rosmawati (52) penjual nasi uduk dan gorengan , Ibu Nia (43) penjual pempek.

Sementara itu, bagi masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi dalam sedekah modal usaha untuk membantu pelaku usaha yang kehilangan modal untuk berdagang, dapat disalurkan melalui https://palembang.indonesiadermawan.id/SahabatUMI .

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved