Virus Corona di Palembang

Dimakamkan Sebelum Tes Swab Keluar, Pemakaman Seorang PDP di Palembang Ini Dipenuhi Isak Tangis

Pemakaman jenazah pasien dengan Covid-19 atau Virus Corona ini berlangsung dramatis lantaran ada keluarga yang datang untuk melihat.

sripoku.com/zaini
Sejumlah keluarga korban terduga Covid-19 melihat dari jauh proses pemakaman Covid-19 Kota Palembang di pemakaman Covid-19 TPU Gandus Sungai Lacak Pulokerto Kecamatan Gandus Palembang, Senin (1/5/2020) Menurut petugas ada 6 yang dikebumikan, 5 kiriman dari RSMH dan 1 dari RS Hermina. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemakaman jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 atau Virus Corona di TPU Gandus Hill kembali terlihat ada aktivitas penguburan pada Senin (1/6/2020).

Pemakaman ini berlangsung dramatis lantaran ada keluarga yang datang untuk melihat.

Iringan ambulans yang membawa jenazah kerap disusul oleh kendaraan yang digunakan ahli waris.

IDI Sarankan ke Pemkot Palembang Perpanjang PSBB Palembang, Sebelum Menuju New Normal, Ini Alasannya

Tangis mendadak memecah keheningan para kerabat yang menghantar, seorang pemuda menangis histeris melihat kerabatnya dimakamkan dari kejauhan.

"itu bapak mak, itu bapak," katanya kemudian ditenangkan keluarga yang lain.

Keluarga hanya diperkenankan melihat dari kejauhan saat anggota keluarganya dimasukkan ke liang lahat.

Mereka mengabdikan proses pemakaman itu sejauh 50 meter menggunakan ponsel.

"Maaf ibu- ibu dan bapak bapak hanya bisa sebatas ini saja, tidak ada yang bisa masuk. Melihat saja boleh," ungkap anggota polisi yang bersiaga di pemakaman.

Pasca Lebaran, Pemakaman Covid-19 Terus Bertambah, Belum Setengah Hari Sudah Enam,Petugas Kewalahan

Seorang keluarga jenazah yang dimakamkan, SI, mengaku tak bisa berbuat banyak saat anggota keluarganya diminta oleh rumah sakit dimakamkan secara protokol Covid- 19.

"Kami sangat yakin dia tidak terkena Covid-19 tapi rumah sakit meminta almarhumah dimakamkan di sini dengan protokol Covid-19," ungkapnya

Ia melanjutkan, kerabatnya memiliki riwayat penyakit yang sudah lama diderita, yakni jantung dan sesak nafas.

Almarhumah baru sekitar satu hari dibawa ke rumah sakit karena kambuh.

Bahkan, pihak keluarga tak sempat melihatnya untuk terakhir kali karena semua proses memandikan dan shalat dilakukan pihak rumah sakit.

"Kami berharap hasil tes swab almarhumah dapat segera keluar, dan hasilnya almarhumah benar tidak terkena Covid- 19," tegasnya

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved