Ruang Isolasi RS Full, Imbas Pasien Covid Meningkat
Hingga, Minggu (17/5) jumlah pasien positif di Sumsel sudah mencapai 521 orang, dan Palembang menjadi yang terbanyak hingga 195 orang.
PALEMBANG, SRIPO -- Seiring makin meningkatnya jumlah pasien positif terpapar Covid-19, membuat ruang isolasi di rumah sakit rujukan di Sumsel saat ini menjadi penuh.
Hingga, Minggu (17/5) jumlah pasien positif di Sumsel sudah mencapai 521 orang, dan Palembang menjadi yang terbanyak hingga 195 orang.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel, Lesty Nuraini mengatakan imbas dari penuhnya ruang isolasi, membuat Pasien dengan pengawasan (PDP) bergejala yang semula turut ditampung di ruang isolasi rumah sakit terpaksa harus dipindahkan ke Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC).
• 37 Ruangan Pribadi Anggota DPRD Ogan Ilir Jadi Ruang Isolasi Bagi Terpapar Corona atau Covid-19
"Pemerintah berencana memindahkan mereka (PDP) ke Tower 7 dan 8 yang berkapasitas masing-masing 60 kamar," katanya.
Diakuinya, apabila pasien positif di Sumsel terus bertambah rumah sakit rujukan bakal kita tidak cukup untuk menampung pasien dan merawatnya di ruang isolasi.
Dari data di Dinkes Sumsel, daya tampung rumah sakit di Sumsel ada 300 kamar tidur. Dan 80 persen sudah terisi baik di first line maupun second line.
• Betah di Ruang Isolasi,Pasien Positif Corona ini Tertawa Ketika Dinyatakan Sembuh, Ngaku Doyan Makan
"Semua kamar isolasi 80 persen sudah terisi. Jika pasien terus bertambah dikhawatirkan RS rujukan bakal tak bisa menampung pasien positif lagi," jelasnya.
Kendati para PDP bakal dialihkan ke tower wisma atlet, namun hal tersebut diakuinya tak begitu menjadi masalah berarti. Sebab fasilitas di Wisma Atlet diklaim setara dengan rumah sakit.
Tak hanya kamar, untuk menampung PDP pihaknya juga menyediakan pelayanan sama baiknya seperti rumah sakit mulai dari tenaga medis hingga ventilator.
• Antisipasi Corona,Pemkab Lahat Sulap Terminal Jadi Ruang Isolasi,Siapkan 1 Hektar Lahan untuk Makam
"Tujuan kita memindahkan pasien Covid-19 ke wisma atlet, agar pasien gejala ringan bisa sembuh dan yang memiliki gejala berat bisa menjadi ringan," harap Lesty.
Isolasi
Pegawai dilingkungan tugas Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Kayuagung yang dilakukan kontak tracking telah melakukan rawat isolasi mandiri dirumah.
Terhitung sebanyak 14 Dokter dan 29 Perawat yang sejak tanggal 16 Mei hingga 29 Mei 2020 terpaksa istirahat.
Manajemen RSUD Kayuagung memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Direktur RSUD Kayuagung, dr T Mirda Zulaicha mengatakan RSUD Kayuagung memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
• Bupati Musirawas Intruksikan Kecamatan-Desa-Kelurahan Siapkan Rumah Isolasi Covid-19 untuk Pendatang
"Pelayanan kita upayakan tetap berjalan normal melayani masyarakat meskipun tenaga medis kami banyak yang diisolasi,