Liputan Eksklusif

Masker Kain Mampu Cegah Droplet

Masyarakat juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, rajin mencuci tangan dan selalu sedia handsanitizer.

Editor: Soegeng Haryadi
(Youtube BNPB)
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito, menunjukkan masker kain 3 lapis yang direkomendasikan agar digunakan masyarakat untuk menangkal virus corona. 

PALEMBANG, SRIPO -- Juru bicara gugus tugas Covid-19 Pemprov Sumsel, Prof Yuwono mengatakan untuk menangkal penyebaran virus corona tak harus menggunakan masker kesehatan. Cukup dengan menggunakan masker kain, bisa menjadi alternatif jika kesulitan mendapatkan masker kesehatan.

Menurutnya, masker kain diklaim aman dan juga dapat mencegah penyebaran virus corona. Namun, masyarakat juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, rajin mencuci tangan dan selalu sedia handsanitizer.

"Insya allah masker kain aman, selama menerapkan protokol kesehatan. Jadi jangan khawatir kalau tak ada masker kesehatan, masker kain bisa jadi alternatif," katanya, Minggu (10/5).

Kalah Bersaing dengan Masker Kain, Penimbun Masker Gigit Jari

Ia menjelaskan, selain dapat meminimalisir droplet (percikan cairan mengandung kuman virus corona), manfaat menggunakan masker kain adalah bisa dicuci dan dapat digunakan berulang kali. Berbeda dengan masker kesehatan yang hanya dapat dipakai satu kali kemudian langsung dibuang.

"Setelah dipakai, masker kain jangan lupa dicuci pakai sabun lalu disetrika," jelasnya.

Juru bicara gugus tugas Covid-19 Pemprov Sumsel, Yusri menambahkan di tengah kondisi kelangkaan surgical mask atau masker kesehatan, masker kain dapat menjadi pilihan ketimbang tak menggunakan masker sama sekali. Masker berbahan dasar kain dapat dijadikan alternatif untuk mencegah penularan virus.

Kali Ini Jangan Anggap tidak Ada Efek Jera dari Karantina tidak Pakai Masker di Gedung PGRI

Dijelaskannya, masker kain juga dapat mempunyai fungsi yang sama sebagai penahan droplet, baik droplet pemakai maupun orang lain. Pengguna masker kain yang tidak sedang batuk dianjurkan mengganti masker tiap tiga jam sekali, sedangkan yang tengah flu disarankan mengganti masker lebih sering lagi dari orang yang dalam keadaan sehat.

"Fungsinya sama juga dapat menahan droplet yang berpindah dari satu orang ke orang lain. Kalau masker sedang langka, masker kain sangat baik digunakan ketimbang tak pakai sama sekali," terangnya. (oca)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved