Virus Corona di Sumsel
Intip Fasilitas Wisma Atlet Jakabaring Jadi Tempat Isolasi Covid-19, Mirip Hotel Berbintang
Wisma Atlet Jakabaring tersebut dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi ataupun transportasi umum (Trans Musi ataupun LRT).
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Refly Permana
Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Wisma Atlet Jakabaring, yang terletak di Jalan Gubernur HA Bastari Komplek Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, secara resmi telah ditetapkan Gubernur Sumsel Herman Deru sebagai ODP Center Corona, Senin (30/3/2020).
Berada di pinggir kota Palembang, Wisma Atlet Jakabaring tersebut dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi ataupun transportasi umum (Trans Musi ataupun LRT).
Dengan fasilitas mewah setara hotel bintang 3 dengan 340 kamar dapat menampung hingga seribu orang.
Hunian yang pernah dijadikan tempat tinggal atlet Asian Games 2018 itu juga memiliki fasilitas berupa ranjang yang nyaman, kamar mandi dalam, shower dan AC.
• Getir Hidup Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari Jujur Ngaku Mau Cerai , Posisinya Digantikan Pria Lain
Dengan fasilitas yang dimiliki, ODP Center ini jadi tempat yang nyaman bagi ODP menjalani isolasi.
Dengan fasilitas kelas wahid dimiliki, Wisma Atlet Jakabaring yang kini digunakan sebagai ODP Center juga dilengkapi fasilitas medis dan tenaga medis.
Sebelum seorang pasien menjalani masa karantina di Wisma Atlet Jakabaring, ODP yang datang akan menjalani pemeriksaan di Poliklinik Kesehatan Covid-19 yang berada tak jauh dari Wisma Atlet Jakabaring yang merupakan tempat karantina.
Di poliklinik tersebut, tim medis akan menentukan apakah ODP tersebut akan dilakukan isolasi di rumah sehat atau dianjurkan melakukan isolasi mandiri di kediaman masing-masing.
"Fasilitas, tenaga medis dan lainnya sudah lengkap sehingga ODP center ini bisa langsung digunakan," ujar Herman Deru.
• Pegawai yang Dikarantina karena Terindikasi Corona, Wajibkah Terima Gaji?
Ia menjelaskan, masyarakat yang merasa pernah melakukan perjalanan dari luar provinsi maupun daerah yang terpapar Covid-19 bisa datang langsung ke rumah sehat ODP Center untuk menjalani pemeriksaan oleh tim medis yang telah disiagakan.
Menurutnya, tidak semua ODP diisolasi di Wisma Atlet Jakabaring.
Para ODP ini nantinya akan dicek lebih dulu oleh tenaga medis. Kemudian tim dokter akan memberikan saran apakah si pasien akan di arahkan melakukan isolasi mandiri di rumah atau isolasi di ODP Center.
"Ini ada kriterianya, tidak semua ODP diisolasi di sini. Mereka (ODP) juga bisa disarankan isolasi mandiri di rumah masing-masing namun tetap dipantau oleh tim medis," jelasnya.
Ketua ODP Center, Mawardi Yahya, menginginkan ODP Center ini menjadi tempat nyaman bagi masyarakat yang nantinya dikarantina di wisma atlet.
Wagub Sumsel ini mengaku jangan sampai masyarakat Sumsel yang masuk ke dalam kategori ODP menjadi terangsingkan karena dirawat di ODP Center.
• Ribuan Orang dari Wilayah Zona Merah Virus Corona Datang ke OKI, Status Ditingkatkan Tanggap Darurat
Untuk memberikan rasa nyaman, Mawardi mengaku pihaknya juga akan melibatkan TNI/Polri dan pol PP untuk melakukan pengamanan.
"Kita upayakan mereka tetap nyaman di ODP Center. Intinya kita ingin memanusiakan manusia dalam penanganan Virus Corona," harapnya.
Direktur Operasional Jakabaring Sport City (JSC), Bambang Supriyanto menambahkan wisma atlet yang ada di Kemayoran Jakarta memiliki fasilitas yang sama dengan wisma atlet Jakabaring Palembang.
Ia menjelaskan, wisma atlet yang ada di Palembang masih ada beberapa tower yang belum terpakai.
Total seluruh kamar tersedia sekitar 340 kamar yang di dalamnya terdapat 3 tempat tidur. Daya tampungnya pun hampir 1.000 orang.
• Ribuan Orang dari Wilayah Zona Merah Virus Corona Datang ke OKI, Status Ditingkatkan Tanggap Darurat
Dalam beberapa pekan terakhir pihaknya juga sudah menjalankan protap yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan untuk melakukan pembersihan dan penyemprotan cairan disinfektan di area JSC seperti, wisma atlet, kantor, termasuk vanue sport science center.
Penyemprotan disinfektan dilakukan pagi hari sebelum operasional komplek olahraga dibuka. Petugas kebersihan di JSC pun diberikan alat seperti masker, sarung tangan dan hand sanitizer untuk perlindungan.
" Beberapa tower wisma atlet ada juga belum terpakai dan sarananya lengkap dan memungkinkan untuk dipakai menjadi sarana isolasi," ungkap Bambang.