Pasien Salami Turis Eropa
Pasien juga memiliki indikasi atau diketahui pernah berkontak fisik langsung dengan turis asing (bersalaman)
PALEMBANG, SRIPO -- Hingga Kamis (19/3/2020), tercatat dua lagi pasien dalam satus pengawasan (PDP). Satu pasien berasal dari Baturaja (OKU), satunya lagi dari Palembang. Keduanya kini diisolasi dengan kondisi kesehatan stabil.
Satu warga Kecamatan Baturaja Timur berinisial KC (38) ditetapkan statusnya sebagai PDP (Pasien Dalam Pengawasan) Covid -19, Kamis (19/03/2020). Ia mengaku sempat bersalaman dengan turis dari Eropa di Jakarta.
Pasien yang kini diisolasi di ruang Rindu RSUD Dr Ibnu Sutowo Baturaja ini memiliki gejala atau keluhan gangguan saluran pernapasan (batuk serta sulit bernapas). Pasien pernah berkunjung ke daerah yang diketahui merupakan daerah penularan Covid-19.
Pasien juga memiliki indikasi atau diketahui pernah berkontak fisik langsung dengan turis asing (bersalaman) dengan orang dari negera yang yang terkonfirmasi atau probabel Covid-19. Menurut penuturan pasien, pernah bersalaman dengan turis asal Eropa yang terkonfirmasi covid-19. Kontak fisik itu terjadi saat si pasien bepergian ke Jakarta.
Bupati OKU Drs H Kuryana Azis selaku Pengarah Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Diseases -19 (Covid-19) Kabupaten OKU yang dikonfirmasi Kamis (19/3/2020) membenarkan ada pasien yang ditetapkan satusnya sebagai PDP (Pasien Dalam Pengawasan).
“Ini baru dugaan, jangan divonis positif dulu, masih Terus dipantau perkembangannya," jelas Bupati.
Begitu mendapat informasi ada pasien PDP , pihaknya langsung memangil kepala dinas kesehatan dan pihak terkait. Rencananya si pasien yang ditetapkan sebagai PDP ini akan langsung dirujuk ke RSMH Mohammad Hoesin Palembanga sebagai rumah akit rujukan Covid-19. Namun ternyata ruangg isolasi di RSMH Palembang sudah penuh, akhirnya pasien disolasi di RSUD Dr Ibnu Sutowo Baturaja. Bupati menghimbau pihak keluarga maupun sanak famili dan kerabat si pasien agar menjaga jarak dengan pasien.
Bupati OKU menjelaskan, Tim Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Diseases -19 (Covid-19) Kabupaten OKU terus akan memantau perkembangan kesehatan pasien.Menurut informasi. Pada hari Rabu tanggal 18 Maret 2020 pukul 21.00 Wib bertempat di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja Kabupaten OKU sekitar Pukul 17.45 di ruang UGD RSUD Ibnu Sutowo Baturaja menerima pasien jenis kelamin laki-laki ini tercatat sebagai salah seorang karyawan swasta di Kota Baturaja.
Menurut informasi, berdasarkan hasil pemeriksaan dari tim medis diperoleh data sebagai berikut suhu tubuh yang bersangkutan 36 derajat celcius (normal), namun pasien mengalami batuk serta sulit bernafas.
Kepala Seksi Surveillance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel sekaligus salah satu jubir Corona di Sumsel, Yusri mengatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan mengenai pasien yang diisolasi di RSUD Ibnu Sutowo.
"Saya belum terima laporan dari RSMH tentang adanya warga Baturaja yang berstatus PDP dan akan dirujuk kesana. Biasanya kalau memang ada, pihak RSMH pasti langsung memberi kabar," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (19/3/2020) malam.
Sejauh ini, kata Yusri, sudah ada 4 orang yang masuk dalam daftar PDP di Sumsel.
Ia menegaskan bahwa jumlah tersebut tidak termasuk dengan warga Baturaja yang dikatakan saat ini sudah berstatus PDP.
Karena itu ia menyayangkan jika benar warga tersebut berstatus PDP, namun justru diisolasi di rumah sakit yang bukan merupakan rujukan penanganan Corona yang telah ditetapkan pemerintah.
"Walaupun misalnya ruang isolasi di RSMH penuh, maka pasti akan kami carikan solusinya. Tapi semua itu memang butuh komunikasi. Pertama, komunikasikan dulu dengan pihak rumah sakit rujukan, misalnya RSMH. Setelah itu pihak RSMH yang akan mengkoordinasikannya dengan kami," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pasien-salami-turis-eropa.jpg)