Berita Muratara

Polres Muratara Gagalkan Peredaran Narkotika Sabu dari Pasangan Suami Istri Asal Langkat Sumut

Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Musi Rawas Utara (Muratara) Sumsel menangkap pasangan suami istri (Pasutri) asal Sumatera Utara.

Tribunsumsel.com/Rahmat Aizullah
Pasangan suami istri asal Kabupaten Langkat Sumut tetangkap tangan memiliki 103 gram Narkotika jenis sabu oleh anggota Polres Muratara Sumsel. 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Musi Rawas Utara (Muratara) Sumsel menangkap pasangan suami istri (Pasutri) asal Sumatera Utara.

Pasutri tersebut yakni RS (42) dan MH (42), warga Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.

Pasutri ini kedapatan membawa narkotika jenis sabu saat hendak melakukan transaksi di depan SPBU Desa Sungai Jauh, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara.

Kapolres Muratara, AKBP Adhi Witanto melalui Kasat Narkoba, IPTU Morris Widhi Harto mengatakan, pasutri tersebut membawa narkoba jenis sabu dengan berat bruto 103.30 gram.

"Dua tersangka dan barang bukti sudah kami amankan, statusnya pemilik atau pengedar," kata IPTU Morris Widhi Harto kepada Tribunsumsel.com, Selasa (17/3/2020) malam.

Cegah Virus Corona, Pemkab PALI Bentuk Satgas Berikan Penyuluhan dan Menyemprot Cairan Disinfektan

Anjuran Bupati Banyuasin Dinas Luar Dalam Wilayah Banyuasin Saja, Tunda Terima Tamu Luar Kabupaten

Cegah Penularan Virus Corona, Polres Muaraenim Gelar Sosialisasi Penyebaran Virus Corona

Penangkapan itu kata dia, setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan dilakukan transaksi narkoba di depan SPBU Desa Sungai Jauh.

"Kemudian dilakukan penyelidikan oleh anggota untuk memastikan kebenaran informasi tersebut dan dari hasil penyelidikan ternyata memang benar," katanya.

Saat penggeledahan, petugas menemukan barang bukti di dalam tas milik pelaku berupa dua paket klip bening yang berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 103.30 gram.

"Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Mako Polres Muratara guna diperiksa lebih lanjut untuk proses penyidikan," katanya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved