Versi Arab Saudi, Indonesia Masuk Daftar Negara Terjangkit Corona
Masuknya Indonesia ke daftar negara-negara yang mengalami kasus COVID-19 ini dipertanyakan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
“Kalau diasumsikan kira-kira setiap bulan 100.000, berarti akan ada 100.000 sampai 200.000 jemaah. Karena sedang low season,” ujar dia.
Ketika ditanya berapa kerugian akibat larangan dari pemerintah Arab Saudi tersebut, Firman menyebut angka hingga triliunan rupiah. Firman menyebut rata-rata jamaah umrah asal Indonesia sekitar 80 ribu hingga 100 ribu per bulan. Sementara, biaya standar perjalanan umrah yang ditetapkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) adalah Rp 20 juta per jemaah.
Terpisah jauh di Arab Saudi dari hasil pemantauan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, jemaah umrah asal Indonesia yang saat ini sedang berada di Arab Saudi masih bisa melanjutkan ibadah seperti biasa.
“Sejauh pemantauan KJRI Jeddah di lapangan, jemaah umrah asal Indonesia yang saat ini sedang berada di wilayah Arab Saudi masih bisa melanjutkan kegiatan ibadah seperti biasa, umrah dan ziarah,” dikutip dari keterangan resmi KJRI Jeddah yang diterima Tribun.
Selain itu, KJRI Jeddah juga melaporkan, Arab Saudi masih menerima pendaratan pesawat jemaah umrah asal Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz, dengan pesawat Saudia Arabia Airlines pada Kamis (27/2) pukul 07.25 waktu setempat.
Berdasarkan informasi dari otoritas Bandara Internasional King Abdul Aziz, penerbangan jemaah umrah dari semua negara ke Arab Saudi akan ditangguhkan sementara. Warga asing dari negara-negara yang terpapar virus korona Covid-19 dilarang masuk ke wilayah Arab Saudi.
Sementara, para pemegang visa non-umrah yang telah terlanjur mendarat di bandara Arab Saudi akan diperiksa, mengenai apakah mereka pernah mengunjungi negara-negara yang terpapar virus korona dalam dua pekan terakhir. Salah seorang jemaah umrah yang sedang berada di Tanah Suci, Mucharom mengatakan, suasana di Mekkah berjalan seperti biasa, jemaah umrah tenang melakukan ibadah.
“Suasana di Mekkah tidak panik sama sekali. Kami percaya yang dilakukan pemerintah Arab Saudi merupakan bagian pencegahan bagi siapa saja yang berada di Arab Saudi,” ujarnya. (Tribun Network/ega/fah/fik/rin/wly)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/menteri-luar-negeri-retno-marsudi_20160628_150630.jpg)