112 Jemaah Palembang Tertahan di Bandara Changi, Sudah Takdir Allah Jalannya Seperti Ini
Pelarangan masuk ke Arab Saudi karena sudah banyak yang terindikasi dan terdeteksi virus Corona dari jemaah yang masuk ke bandara King Abdul Aziz
Asmawati, salah satu jemaah umrah asal Palembang yang tertahan di bandara Changi Singapura, Kamis (27/2/2020) mengaku kaget saat diberitahukan petugas bandara dan pihak maskapai sesaat setelah memdarat jika ada pelarangan masuk ke Saudi Arabia.
"Saat ini kami semua, jemaah ditenangkan. Pasti, kan, agak kaget karena di-cancel-nya keberangkatan kami menuju bandara King Abdul Aziz Jeddah," kata Asmawati.
Sebagai informasi tambahan, Asmawati berangkat umrah bersama suami dan dua anaknya.
• Jemaah Asal Palembang tak Bisa Masuk Mekkah, Polisi Arab Saudi Cegat Kami
• Kemenag Sumsel Masih Tunggu Instruksi Pusat Perihal Arab Saudi Sementara Hentikan Visa Umrah
• BIKIN GADUH! Efek Larangan Arab Saudi, Penyelenggara Umroh Haji dan Calon Jemaah di Palembang Gaduh
Dari informasi yang didapatkan Asmawati, pelarangan masuk ke Arab Saudi karena sudah banyak yang terindikasi dan terdeteksi virus Corona dari jemaah yang masuk ke bandara King Abdul Aziz
"Jadi saat ini, detik ini, kami masih terdampar di Singapura dan kemungkinan dari pihak manajemen Singapura kami akan dipulangkan ke Palembang dengan penerbangan esok hari Jumat pukul 17.50 waktu Singapura," tambah Asmawati.
Dia menjelaskan, bersama rombongan lainnya dia diminta untuk stand by karena masih menunggu informasi lebih lanjut apakah masih akan diterbangkan ke Jeddah atau positif dikembalikan ke Palembang
"Kalau misalnya saya pribadi saya ikhlas. Terus saya juga jelaskan sama teman-teman yang mungkin baru berangkat umrah. Saya bilang itu kita akan direschedule ulang, hanya pengunduran keberangkatan karena ini di luar dugaan dari pihak perjalanan umrah," kata dia.
Dia mengungkapkan, juga membantu meyakinkan jemaah yang lain jika memang sudah takdir belum bisa menjalankan ibadah ke tanah suci.
"Sudah takdirnya Allah jalannya seperti ini. Cak itu, kan bukan berarti ini ada tipu-tipu atau segala macam," ujarnya.
Sebelum keberangkatan pagi tadi sebenarnya dia telah menerima berita lewat SMS dan juga tautan berita yanhberedar dari grup WhatsApp.
Dia memprediksi, awalnya jemaah yang belum dapat mengurus visa yang tidak bisa berangkat namun tenyata yang sudah berangkat pun alias sudah sampai Jeddah harus putar balik karena memang penutupan Abdul Aziz dan tidak bisa menerima jemaah yang akan datang melalui bandara.
"Jadi nasib kita yang mau berangkat ini belum tahu nasibnya. yang di dalam sana yang sudah sampai di Saudi Arabia belum bisa keluar. Jadi, tidak ada proses keluar masuknya jemaah yang di King Abdul Aziz." ujar Asmawati.
Larangan Arab Saudi untuk menerima kunjungan dari semua negara terkait virus corona berdampak ke Indonesia. Salah satunya yakni ada 112 calon jemaah umrah dari Palembang kini tertahan di Singapura.
"Saat ini kami yang tertahan ada sekitar 112 calon jemaah umrah. Ini terdiri dari lima biro perjalanan di Palembang," ujar Leader Prabu Tour, Eef Romain.
Seluruh jemaah, kata Eef, berangkat dari Palembang pukul 09.00 WIB hari ini dan tiba di Singapura sekitar pukul 11.00 WIB. Tetapi saat akan melanjutkan perjalanan ke Jeddah, calon jemaah tertahan karena penghentian sementara penerbangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/polisi-arab-saudi-cegat-kami.jpg)