Arab Saudi Hentikan Visa Umrah
BIKIN GADUH! Efek Larangan Arab Saudi, Penyelenggara Umroh Haji dan Calon Jemaah di Palembang Gaduh
Presiden diharapkanturun tangan dan berbicara langsung dengan Arab Saudi mengenai larangan umroh ini sebab Indonesia bukanlah negara asal virus Corona
Editor:
Sudarwan
https://edition.cnn.com/
Ilustrasi - Virus corona. BIKIN GADUH! Efek Larangan Arab Saudi, Penyelenggara Umroh Haji dan Calon Jemaah di Palembang Gaduh
BIKIN GADUH! Efek Larangan Arab Saudi, Penyelenggara Umroh Haji dan Calon Jemaah di Palembang Gaduh!
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kebijakkan pemerintah Arab Saudi melarang sementara waktu masuknya jemaah umroh ke Arab Saudi dengan alasan untuk mengantisipasi virus corona, membuat penyelenggara umroh dan calon jemaah umroh gaduh.
Kebijakan ini membuat calon jemaah umroh yang siap berangkat terpaksa dibatalkan.
Seperti yang dialami calon jemaah umroh your travel Mega Wisata yang saat ini sudah berada di Singapura dan siap berangkat ke Jeddah terpaksa harus dibatalkan dan dipulangkan kembali ke tanah air.
"Satu rombongan jemaah umroh kami terpaksa menginap dulu sementara di hotel di Singapura karena adanya larangan umroh ini," ujar Direktur Utama Sriwijaya Mega Wisata, Salawati, Kamis (27/2/2020).
• BREAKING NEWS: Arab Saudi Hentikan Visa untuk Umrah, Sapuhi Sumsel: Kita Butuh Kejelasan
• Kemenag Sumsel Masih Tunggu Instruksi Pusat Perihal Arab Saudi Sementara Hentikan Visa Umrah
Dia mengatakan saat ini sibuk mengurus kegaduhan yang ada sebab terkait penolakan jemaah umroh ini membuat semua calon jemaah umroh yang rencananya akan berangkat dalam waktu dekat semuanya batal.
Pembatalan ini berkaitan dengan tiket yang telah dibayar ke maskapai, hotel yang sudah dibayar dan keselamatan akomodasi lainnya aynag juga sudah dibayarkan lebih awal sebagai uang tanda jadi.
Dia mengatakan juga ada calon jemaah haji yang mengkonfirmasi menggenai keberangkatan sehingga benar-benar sibuk.
"Ini lagi sibuk mengurus pengembalian dana dari maskapai dan mengurus pengembalina dana calon jemaah juga," ujarnya.
Sementara itu Direktur Utama Biro Travel Sako Holiday Tour & Umroh, Emir Faisal berharap presiden turun tangan dan berbicara langsung dengan Arab Saudi mengenai larangan umroh ini sebab Indonesia bukanlah negara asal virus Corona.
Selain itu menurutnya, Indonesia menjadi negara penyumbang devisa terbesar Arab Saudi karena setiap tahun jutaan jemaah umroh dan haji ke Arab Saudi membayar visa, pajak hotel, akomodasi dan makan, minum juga mobil dan lainnya yang menggerakkan roda perekonomian Arab Saudi.
"Kita berharap larangan ini tidak termasuk Indonesia sehingga mendorong pemerintah buka suara dan sehingga akses masuk umroh dan haji bisa dibuka kembali," ujarnya.
Emir mengatakan meski calon jemaahnya akan berangkat akhir Maret namun dia juga khawatir karena bekerja ekstra menggurus pengembalian dana maskai, hotel dan lainnya juga menginfokan pembatal keberangkatan ke calon jemaah umroh.
• Khawatir Virus Corona, Arab Saudi Tangguhkan Sementara Visa Umroh
• Ditunda Akibat Virus Corona, Vietnam International Challenge Tidak Masuk dalam Kualifikasi Olimpiade
"Kami lagi mengurus rencana pembatalan ini baik pengembalian tiket dan lainnya sekaligus berharap kemungkinan dibatalkannya larangan masuk ke Arab Saudi tersebut," ujarnya.
Ayu salah satu calon jemaah umroh mengatakan belum tahu jika ada larangan masuk ke Arab Saudi dan juga belum dihubungi travel umroh tempatnya mendaftar.
Rencananya dia akan berangkat umroh akhir bulan ini.
"Belum ada kabar apakah bisa berangkat atau dibatalkan.
Kalau dibatalkan juga belum tahu apakah uang yang sudah disetor dikembalikan utuh atau terpotong biaya lainnya," ujarnya. (Hartati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/virus-corona.jpg)