Berita Musi Banyuasin

Mengaku Disuruh Kades, Dua Warga Tanjung Durian Babat Toman Muba Sandera Tongkang Batu Bara

Sandera tugboat dan tongkang pengangkut batu bara, dua warga Desa Tanjung Durian Musi Banyuain atau Muba diamankan Ditpolairud Polda Sumsel.

Mengaku Disuruh Kades, Dua Warga Tanjung Durian Babat Toman Muba Sandera Tongkang Batu Bara
Tribunsumsel.com/M Ardianysah
Kedua tersangka penyandera tugboat saat diamankan di Ditpolairud Polda Sumsel, Senin (6/1/2020). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sandera tugboat dan tongkang pengangkut batu bara, dua warga Desa Tanjung Durian Musi Banyuain atau Muba diamankan Ditpolairud Polda Sumsel.

Tersangka Amir (45) dan Hendi Sopyan (46) ditangkap di salah satu rumah makan yang ada di Desa Babat Toman Kecamatan Babat Toman Muba, Sabtu (4/1/2020) pukul 15.30 lalu.

Keduanya ditangkap, saat akan menerima uang yang mereka minta dari perusahaan tongkang dan tugboat pengangkut batu bara.

Para tersangka ini, tidak hanya menyandera tugboat Titian Abadi dan Putra Sampoerna yang menarik tongkang Sejahtera 1415.

Akan tetapi banyak juga tongkang dan tugboat yang mereka sandera saat melintas di Desa Tanjung Durian Muba.

"Kami disuruh kepala desa untuk meminta uang restribusi kepada tugboat dan tongkang yang melewati perairan desa," ujar Amir saat diamankan di Ditpolair Polda Sumsel, Senin (6/1/2020).

Setiap nahkoda tugboat yang menarik tongkang, distop lajunya dan disandera.

Keduanya baru mau melepaskan bila dari nahkoba atau perusahaan batubara ini memberikan uang senilai Rp 25 juta berdasarkan perintah dari kades.

Nahkoda tugboat Zulkarnain dan Ziliadi yang menarik tongkang Sejahtera yang disandera, akhirnya melaporkan ke pihak perusahaan.

Dari perusahaan memutuskan melaporkan penyanderaan tersebut ke Ditpolairud Polda Sumsel.

Halaman
12
Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved