Human Interest Story

Agnez Mo: Jangan Main Judge

Dalam klarifikasinya, Agnez meminta kepada warga Indonesia agar tidak asal menghakimi seseorang.

Editor: Soegeng Haryadi
(YouTube BUILD Series)
Agnez Mo saat menjadi bintang tamu di program BUILD Series nyatakan ingin kolaborasi dengan BTS 

Agnez memang pernah datang ke di Istana Merdeka, Jakarta, awal tahun ini bertemu Presiden Joko Widodo. Usai pertemuan, ia mengaku bersama Jokowi berencana membuat kegiatan yang berkaitan dengan anak muda. Namun, Agnez masih merahasiakan kegiatan tersebut.

Agnez mengaku turut menceritakan pengalamannya kepada Jokowi meniti karier hingga akhirnya bisa berkarya di Amerika Serikat. Ia pun meminta dukungan kepada mantan gubernur DKI Jakarta itu untuk terus berkarier di AS. “Tadi saya juga minta support dari bapak juga karena biar gimana juga saya kan di sana (AS) jadi duta bangsa,” ujarnya.

Setelah keluarnya pernyataan kontroversial Agnez kemarin, Moeldoko berjanji akan kembali mengundang artis berusia 33 tahun itu untuk datang ke istana. Namun, ia tak merinci kapan bakal mengundang pelantun lagu ‘Karena Ku Sanggup’ itu. “Entar gue undang lagi deh,” ujarnya sambil tertawa.

Tak hanya Moldoko, pembelaan juga diberikan oleh Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik, Sosial-Ekonomi dan Hubungan antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak. Ia meyakini Agnez masih memiliki jiwa nasionalisme yang besar. “Terlepas dari ucapan Agnez, saya yakin dia punya semangat nasionalisme dan bela negara. Mungkin sebagian dari kita saja menterjemahkannya berbeda sehingga memunculkan pro dan kontra,” kata Dahnil.

Menurut Dahnil, Kementerian Pertahanan (Kemhan) berencana akan mengumpulkan sejumlah pelaku dunia hiburan (artis) yang bergerak di beberapa platform seperti YouTube dan media sosial lainnya. “Kami memang sudah merencanakan mengumpulkan para influencer, youtuber, artis untuk membantu Kemhan mengamplifikasi semangat bela negara, nasionalisme kepada berbagai kalangan,” ucapnya.

Menurut Dahnil, dikumpulkannya para pelaku dunia hiburan merupakan salah satu langkah untuk mengaplikasikan bela negara kepada masyarakat secara luas. Sebab public figure menjadi panutan dan perhatian masyarakat. “Sahabat-sahabat kita tersebut memiliki kemampuan dan kelebihan menyampaikan pesan kepada rakyat kebanyakan,” ucap Dahnil.

Kemhan ingin mengajak para pelaku dunia hiburan itu agar dapat melahirkan sebuah karya yang sifatnya nasionalistik dan mencerminkan cinta akan negara. Menurut Dahnil, saat ini para seniman dinilainya telah memiliki semangat nasionalisme yang cukup tinggi. “Tinggal kita amplifikasi agar pesan nasionalisme bisa sampai kepada rakyat dibawah melalui karya-karya hebat artis kita. Kami akan mengajak mereka bicara dan diskusi secara khusus supaya konten tersebut bisa disebar dengan cepat kepada masyarakat yang memang menggemari mereka,” tuturnya. (tribun network/sen/han/dod/kps)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Tags
Agnez Mo
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved