Human Interest Story

Masa Kecil Menteri Asal Sumsel: Tito Pintar Menari, Basuki Sederhana

Kepala sekolah SD Xaverius 4 Palembang, ST Andy Kurniyanto Spd, menceritakan apa yang ia tahu mengenai dua sosok ini dari para alumni.

Masa Kecil Menteri Asal Sumsel: Tito Pintar Menari, Basuki Sederhana
sripoku.com/Yandi Triansyah, Handout
Masa Kecil Tito Karnavian (nomor 16 yang dilingkari) semasa duduk di kelas V SD Xaverius 4 Palembang. 

Andy sempat menceritakan keduanya di pertengahan tahun lalu mau menghadiri acara reuni SD Xaverius 4 Palembang.

Namun saat keduanya menyanggupi untuk hadir, terjadi bencana gempa di Banten. Sehingga keduanya membatalkan untuk hadir karena panggilan negara.

"Seandainya saat itu tak ada musibah keduanya bisa hadir ke sekolah, tapi meski tak hadir keduanya kirim papan bunga," kata dia.

Andy mengungkapkan adanya para alumni yang menjadi menteri, merupakan kebanggaan tersendiri bagi pihaknya.

Bahkan secara tak langsung menjadi motivasi para murid murid sekarang untuk bisa menggapai hal serupa di kehidupan yang mendatang.

"Kami dari sekolah termotivasi terus untuk memberikan yang terbaik untuk anak anak didik kami, dan ini suatu kebanggaan bagi kami ada alumni yang sukses di kancah nasional," kata dia.

Sementara itu, Sudarto atau yang akrab dipanggil Darto merupakan teman dari Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.Darto menceritakan, bahwa ia biasa memangil Basoeki dengan sebutan Mas Basuki. Pertama kenal dengan Mas Basuki tahun 1997 di Kalimantan Tengah. Di sana ada proyek lahan gambut sejuta hektar, mau dibuat transmigrasi sekitar 350.000 KK.

"Karena disana lahan masih luas dan belum ada yang mengerjakan, maka mau dibuat transmigrasi. Saya tugasnya sebagai pegawai transmigrasi dan Mas Basuki sebagai pelaksana kegiatan di lahan gambut dari PU pusat," kata Darto saat di bincangi Tribun Sumsel di tempat kerjaanya di JSC, Kamis (24/10/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, Mas Basuki tugasnya sebagai pelaksana kegiatan di lahan gambut dari PU Pusat untuk pembuka lahan, membuat saluran lahan buat petak-petak sawah. Lalu transmigrasi yang membuat rumahnya, kemudian ada juga dari bidang pertanian.

"Untuk itu kita sering berkoordinasi, sebab kita buat kantor juga bersebelahan. Yang saya kagumi dari Mas Basuki itu orangnya sederhana, fleksibel dalam pekerjaan dan dalam bekerja terencana. Selain itu orangnya konsisten, kalau bekerja ya kerja dan kalau lagi nggak kerja suka hiburan main musik," kata Darto yang bekerja sebagai Pengelola Aset PT JSC.

Halaman
123
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved