Berita Palembang

Satu Kali Terbang 800 Kg Total Sehari Semai 3,2 Kg, Upaya Tim TMC Turunkan Hujan Buatan di Sumsel

Satu Kali Terbang 800 Kg Total Sehari Semai 3,2 Kg, Upaya Tim TMC Turunkan Hujan Buatan di Sumsel

Satu Kali Terbang 800 Kg Total Sehari Semai 3,2 Kg, Upaya Tim TMC Turunkan Hujan Buatan di Sumsel
TRIBUN SUMSEL/DOKUMEN
DOKUMEN/ Satu Kali Terbang 800 Kg Total Sehari Semai 3,2 Kg, Upaya Tim TMC Turunkan Hujan Buatan di Sumsel 

Satu Kali Terbang 800 Kg Total Sehari Semai 3,2 Kg, Upaya Tim TMC Turunkan Hujan Buatan di Sumsel

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mulai menerapkan teknologi modifikasi cuaca (TMC) di wilayah Provinsi Sumatera Selatan.

Sebanyak 800 kg garam disemai dalam satu kali terbang. Upaya TMC ini dharapkan mampu membentuk potensi hujan di wilayah Sumsel yang beberapa bulan terakhir dilanda kemarau dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kabid Penanggulangan Kedaruratan BPBD Provinsi Sumsel, Ansori mengatakan TMC telah dilakukan sejak 30 Agustus kemarin ke sejumlah daerah seperti Banyuasin dan Musi Banyuasin dll dengan menggunakan pesawat jenis Casa 212-200/A-2107.

Tahu Celana Dalamnya Dipakai Asisten, Begini Nasib ART Via Vallen, Diblokir hingga Terancam Penjara

Badak Lampung FC Serius di Bursa Transfer, Eks Persib Bandung Bojan Malisic Dikabarkan akan Merapat

Menentukan Telur Busuk atau Segar, Beginilah Cara Sederhana Menghitung Umur Telur, Pernah Coba?

"Untuk update terakhir 4 September kemarin, pesawat untuk modifikasi cuaca sebanyak empat kali terbang dengan total semaian garam 3,2 ton," ujarnya, Kamis (5/9/2019).

Meski upaya TMC telah dilakukan, namun hujan buatan atau teknologi modifikasi cuaca yang kini sedang diupayakan Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan provinsi Sumatera Selatan sulit mendapatkan potensi awan hujan. Lantaran, karena saat ini belum terdeteksi terbentuknya awan cumulonimbus yang mendukung untuk kegiatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

Sekali Terbang Semai 800 Kg Garam, Tim TMC Kesulitan Biiin Hujan Buatan, Ternyata Ini Penyebabnya!

Sulit Temukan Awan Cumulonimbus di Sumsel, Upaya TMC untuk Hujan Buatan, Tim BPPT Tetap Siaga

Belum terbentuknya awan cumulonimbus tersebut, Upaya TMC menjadi terhambat, padahal bencana kabut asap yang akhir-akhir ini dirasakan semakin pekat menyelimuti udara Kota Palembang dan sejumlah daerah lainnya yang membutuhkan hujan.

"Kami masih menunggu informasi dari BMKG dimana saja potensi awan ini muncul, syukur-syukur awan tersebut berada dilokasi yang rawan karhutla, kalaupun tidak arah angin juga harus dilihat menuju kemana," jelasnya.

Awalnya Bercanda Tarik Kursi di Kelas, Anggun Malah Alami Patah Tulang Belakang, Tangisannya Viral!

Kabar Buruk dari Arab Saudi, 181 Warga Indonesia Ditangkap Petugas Saat Ibadah Haji, Ini Penyebabnya

Pengakuan Karim Benzema, Main Bareng Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale di Real Madrid

Lanjutnya, dengan minimnya potensi awan Cumulonimbus membuat proses penyemaian garam tidak begtiu optimal. Padahal tim BPPT dan pesawat untuk proses penyemaian bahan TMC standby.

Tidak hanya itu, patroli udara serta waterboombing masih dilakukan hingga saat ini. Dalam sekali terbang kata Ansor heli waterboombing mengangkut sekitar 4.000 liter air.

"Tujuh heli dikerahkan untuk waterboombing, dan dua pesawat (satu heli dan satu pesawat Caravan) dikerahkan patroli udara," ujarnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved