Berita Palembang

Pelaku Pembunuhan di Jembatan Ampera Palembang Ini, Dibekuk Petugas saat Jualan Jagung di Jakarta

Pelaku Pembunuhan di Bawah Jembatan Ampera Palembang Ini, Dibekuk Petugas saat Jualan Jagung di Jakarta

Pelaku Pembunuhan di Jembatan Ampera Palembang Ini, Dibekuk Petugas saat Jualan Jagung di Jakarta
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Pelaku Pembunuhan di Bawah Jembatan Ampera Palembang Ini, Dibekuk Petugas saat Jualan Jagung di Jakarta 

Pelaku Pembunuhan di Bawah Jembatan Ampera Palembang Ini, Dibekuk Petugas saat Jualan Jagung di Jakarta

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Yogi Saputra (29), pelaku kasus pembunuhan yang selama ini menjadi buronan, akhirnya berhasil dibekuk petugas Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Polresta Palembang pimpinan Kanit Tekab Polresta Palembang Iptu Tohirin.

Tersangka Yogi ditangkap di tempat persembunyiannya di Jakarta, Minggu (1/9/2019) sekitar pukul 23.00, dan langsung digiring ke Polresta Palembang.

Pada saat penangkapan, tersangka Yogi ditangkap tanpa adanya perlawanan yang saat itu sedang  saat berjualan jagung di Jakarta.

Sementara, Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Tekab Polresta Palembang, Iptu Tohirin membenarkan adanya penangkapan pelaku pembunuhan dengan korban Jay.

"Pelaku kita tangkap tanpa perlawanan di tempat persembunyiannya di Jakarta, disana pelaku merantau dan berjualan jagung demi untuk memenuhi kebutuhannya selama berada di Jakarta," ungkap, Selasa (3/ 9/2019).

Berikan Rasa Aman kepada Pengendara, Hal Ini yang Dilakukan Petugas Polsek Kikim Barat Lahat

Inilah 8 Deretan Anak Ustadz Indonesia yang Cocok Jadi Idola Baru Anak Muda, No 8 Jadi CEO Muda

AS Berjanji Akan Tarik 5.000 Tentara dan Tutup 5 Pangkalan Militernya dari Tanah Afganistan

Kader Partai Demokrat Terjaring OTT KPK, Ishak Mekki : Stoplah Dulu yang Bermain-main Proyek

Informasi yang dihimpun, aksi pembunuhan yang dilakukan pelaku terjadi pada Rabu (2/ 5) sekitar pukul 18.00 di Jalan KH Azhari, Kelurahan 7 Ulu Kecamatan SU I Palembang tepatnya di bawah Jembatan Ampera tersangka bertemu korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kemudian tersangka sempat minum tuak sambil mengobrol dengan korban, lalu korban meminta kepada tersangka Rp 300 ribu karena sudah menggelapkan motor korban tetapi tersangka hanya menyanggupi sebesar Rp 50 ribu saja.

Korban pun memaksa untuk dibayar sampai malam hari, karena merasa tersinggung tersangka langsung memukul korban dengan gelas bekas minum tuak dan menusuk paha kanan korban dengan senjata tajam (Sajam) jenis pisau yang sudah dibawa oleh tersangka dari rumah, atas kejadian tersebut korban meninggal dunia.

"Dari Laporan Polisi nomor : LPB / 364 / B / V / 2018 / SUMSEL / RESTA / SEK / SU. I, tanggal 02 Mei 2018 yang dilaporkan oleh pihak keluarga korban, kita pun melakukan penyelidikan dan penyidikan dan berhasil menangkap tersangka," katanya.

Soal Bupati Muara Enim OTT KPK Senin Malam, Wabup Juarsah: Kemarin siang Masih Ketemu

Advokat AAI Sumsel Datangi PN Klas IA Palembang, Ternyata Ini Permintaannya Kepada Ketua Pengadilan

Kronologis Bupati Muaraenim Ahmad Yani Terjaring OTT, KPK Ungkap Kasus dan Proses Penangkapan

Untuk barang bukti sendiri, lanjut dia mengatakan diamankan di Kepolisian Sektor (Polsek) SU I Palembang.

"Atas ulahnya ini, pelaku kita kenakan pasal 338 KUHP mengenai tindak pidana pembunuhan dengan hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara," tutupnya.

Sedangkan, tersangka Yogi mengakui perbuatannya yang telah menghabisi nyawa korban dengan sajam jenis pisau dan langsung melarikan diri ke Jakarta pasca kejadian tersebut.

"Ya pak saya mengakui perbuatan saya yang telah menghabisi nyawa korban, hal ini saya lakukan lantaran kesal dengan korban karena dia memaksa untuk membayar motor yang telah saya gelapkan sebesar Rp300 ribu dan saya hanya berikan Rp50 ribu," tutupnya.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved