Berita Pagaralam

Gelar Operasi Patuh Musi Enam Hari , Polres Pagaralam Sudah Keluarkan Ratusan Surat Tilang

Gelar Operasi Patuh Musi Enam Hari , Polres Pagaralam Sudah Keluarkan Ratusan Surat Tilang

Gelar Operasi Patuh Musi Enam Hari , Polres Pagaralam Sudah Keluarkan Ratusan Surat Tilang
Tribunnews.com
Operasi Patuh 2019, Serentak dilakukan di berbagai wilayah di Indonesia selama 14 hari 

Gelar Operasi Patuh Musi Enam Hari , Polres Pagaralam Sudah Keluarkan Ratusan Surat Tilang

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM – Jajaran anggota Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Pagaralam bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pagaralam dan UPTD Dispenda Sumsel Kota Pagaralam, menggelar aksi operasi patuh 2019 disejumlah wilayah di Kota Pagaralam.

Operasi Patuh 2019 ini dilakukan untuk menekan angka tingkat kecelakaan di wilayah Polres Kota Pagaralam. Selian itu untuk membangun budaya tertib berlalu lintas kepada masyarakat Kota Pagaralam.

Pantauan sripoku.com Selasa (3/9/20190 menyebutkan, sejumlah kendaraan baik sepeda motor, mobil, truk hingga angkutan penumpang dan barang yang tak melengkapi kelengkapan surat menyurat kendaraan, terpaksa harus diberhentikan dan diambil tindakan tilang.

Kapolres Pagaralam AKBP Tri Saksono Puspo Aji SIk MSi melalui Kasatlantas Polres Pagralam AKP Hisanul Baroya SH mengatakan, Operasi Patuh yang berlangsung 14 hari hingga 11 September 2019 mendatang. Namun baru 6 hari operasi digelar pihaknya berhasil mengeluarkan 200 surat tilang.

Terjaring Razia Operasi Patuh Musi, Wanita di Palembang Ini Menangis dan Mengaku Anak Rantauan

Megalitik di Rimba Candi Pagaralam tak Terawat dan Dipahat OTD, Tim Lanjut ke Fosil Zaman Purba

Arca Batu Gajah di Pagaralam Jadi incaran Pecinta Batu Akik, Peninggalan Sejarah Zaman Megalitikum

"Ada ratusan surat tilang yang sudah kita keluarkan dalam waktu 6 hari ini. Surat tilang diberikan kepada pelanggar tertib lalulintas di Kota Pagaralam," ujarnya.

Untuk pelanggar tertib lalulintas diberikan kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melanggar yaitu dengan tidak membawa dan mempunyai SIM, STNK dan sebagainya.

"Jenis pelanggaran lain yang dilakukan pengendara itu, antara lain melawan arus, pengemudi yang tidak menggunakan helm SNI dan pelanggaran lainnya," katanya.

Dijelaskannya, tujuan operasi yang digelar ini, untuk menekan angka kecelakaan di wilayah Kota Pagaralam, mengurangi angka kecelakaan dan membangun budaya tertib berlalulintas, serta meningkatkan pelayanan publik.

"Semoga setelah giat ini selesai nanti masyarakat Pagaralam akan lebih tertib berlalulintas dan selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara," harapnya.(one)

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved