Ekspedisi Sriwijaya Sripo Tribun Sumsel

Arca Batu Gajah di Pagaralam Jadi incaran Pecinta Batu Akik, Peninggalan Sejarah Zaman Megalitikum

Arca Batu Gajah di Pagaralam Jadi incaran Pecinta Batu Akik, Peninggalan Sejarah Zaman Megalitikum

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Arca Batu Gajah di Pagaralam Jadi incaran Pecinta Batu Akik, Peninggalan Sejarah Zaman Megalitikum 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

Arca Batu Gajah di Pagaralam Jadi incaran Pecinta Batu Akik, Peninggalan Sejarah Zaman Megalitikum

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Kota Pagaralam merupakan salah satu wilayah di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang memiliki peninggalan zaman Megalitikum terbanyak.

Bahkan banyak megalit yang sampai saat ini masih sering ditemukan dikawasan ini.

Namun banyak cerita dan tentang peningalan pra sejarah ini, mulai dari cerita mistis hingga cerita tentang keunikan-keunikan batu megelitumnya.

Tidak hanya itu banyaknya peninggalan pra sejarah zaman Megalitikum ini membuat Kota Pagaralam menjadi salah satu tujuan wisata pra sejarah di Sumsel selain Kabupaten Lahat.

Banyak wisatawan yang ingin tahu asal usul dan bagaimana batu-batu tersebut ada di Pagaralam.

Istri Prajurit TNI AD Ini tak Kuasa Tahan Air Mata, 400 Prajurit Yonif Raider Satgas ke Timor Leste

Terungkap Waria Siska Sarangheo Otak Pelaku Pembunuhan Ipung Salon, Sewa 2 Orang Pembunuh Bayaran

Arkeolog Prancis George Coedes Nyatakan Pusat Kerajaan Sriwijaya di Palembang, Ini Faktanya!

Namun ada cerita unik dibalik banyaknya batu-batu arca di Kota Pagaralam tersebut. Bahkan batu-batu bernilai sejarah ini pernah menjadi batu incaran para pecinta batu akik beberapa tahun lalu.

Salah satu Juru Pelihara (Jupel) Situs Batu Gajah di Desa Belumai Kota Pagaralam, Lubis mengatakan, dirinya pernah harus menjaga selama 24 jam batu yang menjadi tanggung jawabnya tersebut.

"Saya sudah dari tahun 2009 menjadi juru pelihara batu Gajah ini. Namun pada saat musim batu akik beberapa tahun lalu saya terpaksa harus menjaga situs ini selama 24 jam," ujarnya.

Dirinya terpaksa menjaga batu tersebut selama 24 jam dikarenakan batu tersebut menjadi incaran para kolektor batu akik untuk dijadikan batu akik.

Terungkap Motif Mengapa Siska Sarangheo Habisi Ipung Salon yang Dipanggilnya Emak, Sangat Sepele

Siska Sarangheo Gunakan Obat Bius Habisi Ipung Salon Hingga Kalap Tusuk dan Pukul Kepala Korban

Liburan itu Mahal, Kata Siapa? Ini Buktinya. . .

"Oknum-oknum itu ingin menjadikan situs Batu Gajah ini bahan untuk membuat batu akik. Jadi kami harus menjaga agar tidak dirusak," katanya.

Bukan itu saja, batu ini juga pernah menjadi tempat sesembahan para pecinta judi togel. Mereka membawa sesajen dengan harapan bisa diberi angka jitu.

"Para pejudi togel ini rela bermalam disini untuk meminta nomor jitu kepada batu ini. Namun kadang mereka diganggu oleh mahluk halus dengan melihat batu ini bergerak sendiri," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved