Berita Palembang

Arkeolog Prancis George Coedes Nyatakan Pusat Kerajaan Sriwijaya di Palembang, Ini Faktanya!

Arkeolog Prancis George Coedes Nyatakan Pusat Kerajaan Sriwijaya di Palembang, Ini Faktanya!

ISTIMEWA
Prasasti Kedukan Bukit / Arkeolog Prancis George Coedes Nyatakan Pusat Kerajaan Sriwijaya di Palembang, Ini Faktanya! 

Laporan wartawan Sripoku.com Yandi Triansyah

Arkeolog Prancis George Coedes Nyatakan Pusat Kerajaan Sriwijaya di Palembang, Ini Faktanya!

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sejarawan Palembang,  Muhammad Ikhsan, mengajak masyarakat dan pemerintah Kota Palembang merespon dengan tenang pernyataan Ridwan Saidi yang mengatakan Kerajaan Sriwijaya fiktif.

Menurut dia, mestinya pemerintah daerah menangkap momentum ini untuk mengkaji secara lebih mendalam tentang kedatuan Sriwijaya, untuk kemudian mempublikasikannya demi memperkuat identitas nasional yang diangkat dari eksistensi kedatuan Sriwijaya, dan itu dari tempat ini Palembang.

"Sebenarnya ada baiknya kita respon secara tenang, kalau kita menyaksikan kanal youtube tersebut bisa saja kita tidak terkejut dengan "ceritanya yang aneh" apalagi dihubungkan dengan cara pandangnya yg serupa tentang sejarah kerajaan Sriwijaya beberapa waktu lalu.

Kali ini keanehan tersebut melebar ke sejarah lainnya.  Ada baiknya dijawab dengan video youtube juga," kata Ikhsan, Rabu (28/8/2019) saat dihubungi Sripoku.com.

Kabut Asap Mulai Melanda, Pelajar Sudah Saatnya Pakai Masker

3 Mahasiswa UPGRI Ikut Pecahkan Rekor Dunia Selam GWR, Bermotor 8 Hari ke Manado

Siska Sarangheo Gunakan Obat Bius Habisi Ipung Salon Hingga Kalap Tusuk dan Pukul Kepala Korban

Di sisi lain kata dia,  kebetulan yang unik tahun ini persis 101 tahun publikasi penelitian George Coedes tentang Sriwijaya.

Ikhsan mengatakan, hasil penelitian dari arkeolog sekaligus sejarawan Prancis George Coedes ini menyatakan penemuan kembali kerajaan Sriwijaya yang berpusat di Palembang yang melebarkan pengaruh sampai seantero Sumatera Semenanjung Malaya dan Jawa.

Warga Indonesia, termasuk di Palembang, tak pernah mendengar nama Sriwijaya hingga Coedes menerbitkan penemuan dan penafsirannya dalam publikasi berbahasa Belanda dan Indonesia.

Menteri BUMN : Nanti Pak Presiden (Jokowi) Langsung Meninjau Ruas Tol dari Bakauheni ke Palembang

Breaking News: Setelah Solat Istisqo di Mapolres OKU, Kota Baturaja & Sekitarnya Diguyur Hujan Deras

Mateo Kovacic Menjelma Jadi Sosok Eden Hazard Baru di Chelsea

"Bahkan atas dasar itu saya mengusulkan penghargaan pada George Coedes dengan setidaknya dibuatkan nama jalan atau nama pengenal area publik," kata dia.

Ikhsan mengatakan, di dalam buka Kedatuan Sriwijaya dimuat beberapa hasil penelitian George. Menurut dia,  buku tersebut termasuk yang mutakhir dan diterbitkan oleh lembaga dan penerbit yang tidak diragukan lagi kapasitas kapabilitasnya.

"Tapi saya mengusulkan untuk  melakukan penelitian untuk memperkuat eksistensi kedatuan Sriwijaya di Palembang dan mempublikasikannya secara  terprogram agar pemahamam publik tidak mudah digoyahkan oleh pandangan atau anggapan yang keliru," kata dia. 

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved