Berita Palembang

Terjaring Razia Operasi Patuh Musi, Wanita di Palembang Ini Menangis dan Mengaku Anak Rantauan

Terjaring Razia Operasi Patuh Musi, Wanita di Palembang Ini Menangis dan Mengaku Anak Rantauan

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Nita (pakai helm) saat terduduk lesu karena kendaraannya ditilang petugas dalam razia di kawasan Jalan Angkatan 45 Palembang, , Kamis (29/8/2019) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

Terjaring Razia Operasi Patuh Musi, Wanita di Palembang Ini Menangis dan Mengaku Anak Rantauan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Puluhan kendaraan roda dua dan roda empat yang melintasi Jalan Angkatan 45 Palembang, terjaring razia petugas dalam giat Operasi Patuh Musi 2019, Kamis (29/8/2019).

Tak sedikit pengendara yang mencoba lari untuk menghindar dari razia kali ini. Berbagai alasan dicoba diutarakan pengendara agar tidak ditilang oleh petugas, mulai dari alasan klasik surat kendaraan tinggal hingga harus berangkat kerja.

Nita salah satunya, warga Rusun di Kawasan 24 Ilir Palembang sempat menangis dan meminta agar kendaraanya tidak ditilang lantaran kendaran tersebut bukan miliknya namun milik saudara perempuannya.

"Tadi baru habis ngantar Ayuk kerja di PS pas mau pulang kaget distop petugas, sempat nangis juga cemas campur adukkan takut baru pertama kali ditilang. Saya anak rantau mbak, disini numpang tempat keluarga," ujarnya.

giat Operasi Patuh Musi 2019
Kendaraan roda dua dan roda empat yang melintasi Jalan Angkatan 45 Palembang, terjaring razia petugas dalam giat Operasi Patuh Musi 2019, Kamis (29/8/2019).

Siap-siap Mulai Hari Ini Sampai 14 Hari, Pengendara yang Ini Menjadi Sasaran Operasi Patuh Musi 2019

Satu Kata Ini Mampu Menggambarkan Tipe Permainan PV Sindhu yang Mengantarnya Jadi Juara Dunia 2019

Inilah 6 Makanan Terbukti Ampuh Kurangi Kecanduan dan Hentikan Kebiasaan Merokok Secara Total!

Anggota TNI AD Serda Rikson Gugur di Papua, Kepala Terkena Anak Panah, Berikut Ini Kronologinya!

Nita yang terpaksa harus merelakan kendaraanya ditilang tertunduk lesu sembari mencoba menelpon keluarganya untuk agar dapat membantu.

Pasalnya, ia menceritakan jika motornya dibawa terlebih dahulu oleh petugas ke Kantor Samsat Jalan Kapten A Rivai Palembang.

"Ini dikasih surat tilang warna biru, diminta petugas bawa surat kalau hendak mengambil kendaraannya di kantor," jelasnya.

Helikopter yang Ditumpangi Menteri Pertanian Diserbu dan Dikepung Warga Tanjung Aur Jejawi OKI

AKBP Denny Bertatap Muka Bersama Tokoh Lintas Agama, Pemuka Suku, Masyarakat, dan Pemuda Banyuasin

AKBP Denny Bertatap Muka Bersama Tokoh Lintas Agama, Pemuka Suku, Masyarakat, dan Pemuda Banyuasin

Ditlantas Polda Sumsel hari ini hingga 14 hari kedepan, akan melaksanakan operasi Patuh Musi 2019 dengan delapan sasaran.

Sasaran yang akan dilaksanakan dalam Operasi Patuh Musi 2019 antara lain, tidak memakai helm SNI, pengemudi di bawah umur, main ponsel di kendaraan, tidak memakai safety belt, kelengkapan surat menyurat, mabuk saat berkendaraan, memakai Lampur rotator atau sirine dan melawan arus.

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan didampingi Wadirlantas Polda Sumsel AKBP Dwi Sulistiawan menuturkan, operasi patuh Musi 2019 akan dilaksanakan dari tanggal 29 Agustus hingga 11 September 2019 mendatang.

"Selain delapan sasaran itu, di Sumsel terutama di Palembang akan ada tambahan yakni penindakan truk masuk kota tidak pada jamnya dan juga parkir liar serta melawan arus," ujarnya.

Dalam operasi Musi 2019 ini, masyarakat dihimbau untuk melengkapi surat kendaraan dan mematuhi peraturan lalu lintas. Bila tidak membawa kelengkapan surat kendaraan, maka kendaraan akan dilakukan pengandangan.

Pengendara juga tidak perlu takut dengan operasi patuh Musi 2019 yang lebih cenderung melakukan penindakan tegas baik penilangan hingga pengandangan kendaraan, bila surat kendaraan sudah lengkap dan mematuhi peraturan lalu lintas.

"Tindakan kepolisian yang dirutinkan, juga akan dilanjutkan seperti penindakan truk masuk kota sebelum waktunya. Termasuk juga parkir liar dan melawan arus," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved