Saat Dicokok Tim Hunter Polresta Palembang, Begal Sadis Langsung Pucat

Empat hari setelah melakukan aksi kejahatannya dengan membegal pengendara motor anak-anak di kawasan Jalan Banten VI Seberang Ulu II Palembang pada 24

Saat Dicokok Tim Hunter Polresta Palembang, Begal Sadis Langsung Pucat
SRIPOKO.COM/Andyka
BEGAL - Satu dari dua pelaku begal, Adi Boneng (23) dicokok oleh Tim Hunter Polresta Palembang, Rabu (28/08) malam. Polisi juga mengamankan barang bukti motor korban yang dibegal dan senjata tajam milik pelaku. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Empat hari setelah melakukan aksi kejahatannya dengan membegal pengendara motor anak-anak di kawasan Jalan Banten VI Seberang Ulu II Palembang pada 24 Agustus 2019, akhirnya satu dari dua pelakunya dicokok oleh Tim Hunter Polresta Palembang.

Begitu disergap polisi saat sedang nongkrong di kawasan Jalan Banten, pelaku bernama Adi Boneng (23) itu langsung pucat melihat kedatangan polisi yang menyergapnya. Boneng pun bersikap kooperatif, sehingga tidak sampai ditembak oleh polisi yang membekuknya.

Tembak Pipi Isteri Korban Hingga Tembus, Begal Sadis Ini Dibekuk Polisi di Tempat Persembunyian

Pelajar SMA di Lubuklinggau Ditusuk Dua Begal Sadis, Untung Ada Mobil Pick Up Lewat TKP

Kepolisian sebelumnya menerima laporan dari korban begal atas nama M Rafly Romadhon (14), pelajar tinggal di Jalan KH Balkhi Banten VI Kelurahan 16 Ulu Palembang. Laporan korban teregisterasi No LPB/1878 /VIII/2019/Sumsel/Resta/SPKT, 27 Agustus 2019.

Laporan korban ini kemudian ditindaklanjuti oleh Tim Hunter dengan melakukan penyelidikan. Tim Hunter Polresta Palembang pimpinan Kanit Hunter Aiptu Agus Tembak akhirnya berhasil membekuk satu dari dua pelakunya atas nama Adi Boneng (23) pada Rabu (28/8) sekitar pukul 23.45. Pelaku Adi Boneng ini tinggal di Jalan Banten VI Gang Burung Dara Kecamatan Seberang Ulu II Palembang.

Informasi yang dihimpun, Boneng diringkus oleh Tim Hunter saat berada tidak jauh dari rumahnya. Boneng ketika itu sedang santai nongkrong. Polisi kemudian langsung menyergapnya. Boneng pun terlihat pucat dan bersikap kooperatif dengan petugas.

Aksi begal yang dilakukan Boneng dan rekannya DN (DPO) terjadi 24 Agustus 2019, di Jalan Banten VI Kecamatan SU II Palembang. Saat itu korban M Rafly Romadhon (14) sedang melintas di TKP (tempat kejadian perkara) menggunakan motor Yamaha Jupiter Z1 BG 3925 ABS. Tiba-tiba Boneng dan temannya menghadang motor korban dan menodongkan pisau kepada korban. Pelajar ini pun ketakutan dan pelaku langsung merampas motor korban. Atas kejadian ini korban langsung melapor ke Polresta Palembang.

"Satu pelaku atas nama Boneng sudah kita tangkap, atas laporan seorang pelajar menjadi korban begal," kata Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara dan Wakasat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Sukmana, Kamis (29/8). Menurut Yon, saat melakukan aksi Boneng bersama rekannya DN (DPO) yang kini masih dikejar petugas.

Polisi juga telah mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z1 warna merah hitam BG 3925 ABS milik korban yang dirampas oleh pelaku, dan satu bilah senjata tajam jenis pisau bergagang plastik warna orange yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya membegal korban. ":Pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman kurungan di atas 5 tahun penjara," jelasnya.

Sedangkan Boneng ketika ditemui di ruang piket Reskrim Polresta Palembang mengaku dia saat itu dalam kondisi tidak punya uang, sehingga nekat berbuat kejahatan di kawasan Banten yang merupakan wilayah tempat tinggalnya sendiri. "Baru sekali pak saya melakukannya. Ini karena terpaksa tidak ada uang untuk kebutuhan sehari-hari,' kata Boneng seraya menyebutkan, motor korban yang dirampasnya itu tidak dijual, melainkan hanya digadaikan di kawasan Banten seharga Rp 500 ribu dan uangnya sudah habis untuk sehari-hari. (diw)

Like Facebook Sriwijaya Post Ya...

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved