Mengisi Kemerdekaan

Mengisi Kemerdekaan Melalui Budaya Literasi

Tepat tanggal 17 Agustus 2019, sudah 74 Tahun negara Indonesia merdeka.

Mengisi Kemerdekaan Melalui Budaya Literasi
ist
Dr. Kencana Sari, M.Pd

Mengisi Kemerdekaan Melalui Budaya Literasi

Oleh : Dr. Kencana Sari, M.Pd  

Analis pelaksana kurikulum SMA Dinas Pendidikan Provinsi. Sumatera Selatan dan Tenaga Pengajar Pasca Sarjana Universitas PGRI Palembang.

Namun, beberapa sisi kehidupan berbangsa dan bernegara belum mencapai harapan seperti apa yang telah dicita-citakan oleh para pendiri bangsa.

Sebagaimana tertuang dalam Alenia ke-4 Pembukaan UUD 1945 bahwa negara ini dibentuk untuk tujuan “melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa serta melaksakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial”.

Tidak mudah bangsa ini merebut kemerdekaan dari tangan para penjajah.

Begitu banyak darah, tenaga, serta tetesan air mata, tertumpah demi lepas dari penjajahan.

Oleh karena itu, sebagai generasi milineal, seyogyanya kita mengisi kemerdekaan ini dengan pikiran-pikiran positif yang bersifat kreatif dan membangun guna menghadapi persaingan global yang begitu ketat.

Kemerdekaan di era modernisasi dewasa ini haruslah diisi dengan memerdekakan diri dari ketinggalan dalam bidang literasi, dengan cara membaca dan menulis.

Bung Hatta pernah melontarkan kata-kata ampuh dalam kutipan unggulannya ”Aku rela dipenjara apabila bersama buku, dengan buku aku aku bebas”.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved