Berita Palembang

Koran Bekas Disulap Jadi Keraijnan Bernilai Jual, Contohnya Ada di Bank Sampah Sekojo Palembang

Koran bekas yang tidak digunakan ini disulap menjadi kerajinan bernilai jual sehingga memberikan penghasilan bagi pengerajinnya.

Koran Bekas Disulap Jadi Keraijnan Bernilai Jual, Contohnya Ada di Bank Sampah Sekojo Palembang
TRIBUN SUMSEL.COM/HARTATI
Anggota Bank Sampah Kebumen Gemilang Sejahtera Sekojo memperlihatkan hasil kerajinan dari koran bekas yang mereka pamerkan di Festival Ekonomi Syariah. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Koran yang sudah tidak terpakai biasanya hanya menjadi sampah atau dimanfaatkan untuk bungkus cabe dan sejumlah sayur bagi pedagang.

Tapi berbeda hasilnya, koran bekas yang tidak digunakan ini disulap menjadi kerajinan bernilai jual sehingga memberikan penghasilan bagi pengerajinnya.

Siti, Ketua Bank Sampah Kebumen Gemilang Sejahtera Sekojo bersama belasan ibu rumah tangga lainnya aktif membuat kerajinan berbahan dasar kertas koran.

Belajar secara otodidak kemudian ikut bergabung dan dibina PT Pusri, bank sampah ini berhasil memasarkan produknya hingga ke sejumlah kota di tanah air dengan metode online.

Kerajinan yang dibuat berupa pas bunga aneka bentuk, nampan, keranjang, tas tangan, kotak tisu, toples wadah permen, pajangan, hingga keranjang souvenir dan bentuk lainnya.

Bahan yang digunakan sederhana hanya kertas koran bekas, lem, pewarna makanan, juga anti jamur agar hasil kerajinan awet tidak lapuk dimakan jamur.

"Sangat baik modal harga jualnya karena bahan minim modal," ujar Siti, Minggu (4/8/2019).

Wakapolda Sumsel akan Diganti Wakapolda Lampung, Wakapolresta Palembang Jabat Kapolresta Barelang

Keindahan Danau Rayo di Muratara Menakjubkan Pengunjung, Terletak di Desa Sungai Jernih Rupit

Pedagang Pakaian Bekas di Pasar Inpres Muaraenim Kebanjiran Pembeli di Akhir Pekan, Ini Faktanya

Dikatakannya hanya saja proses pennyelesaiannya cukup memakan waktu sesuai jenis pesanan, tingkat kerumitan juga ukuran kerajinan yang diinginkan dan kondisi cuaca.

Jika panas terik proses penjemuran bahan setelah dilem dan diwarnai cukup satu hari tapi jika kondisi mendung atau hujan, Siti dan teman-teman memilih mengerjakan proses lain dan menunda pewarnaan karena akan berpengaruh pada hasil akhirnya.

Kerajinan bekas koran ini dijual mulai Rp 10 ribu seperti bros dan gantungan kunci hingga Rp 500 ribu untuk pas bunga ukuran besar.

"Kita bagi tugas ada yang membentuk bahan dasar kerajinan, ada yang menganyam juga bagian finishing sehingga cepat selesai," tambahnya.

Dikatakan Siti terdapat dua teknik pembuatan souvnir yakni teknik anyam dan teknik gulung. Semua teknik bisa diterapkan pada kerajinan yang dibuat.

Setiap bulan bank sampah ini bisa memasarkan puluhan jenis kerajinan dengan omset jutaan rupiah.

Editor: Tarso
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved