Petugas Puskesmas Terpaksa ke Lubuklinggau, Kades Diminta Jaga Tower BTS

Terganggunya jaringan komunikasi seluler dan tidak berfungsinya layanan internet di beberapa desa dalam wilayah Kecamatan Musirawas Utara (MUratara),

Editor: Bejoroy
http://www.tribunnews.com/techno/
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM , MURATARA - Terganggunya jaringan komunikasi seluler dan tidak berfungsinya layanan internet di beberapa desa dalam wilayah Kecamatan Musirawas Utara (MUratara), disebabkan baterai di tower BTS (Base Transmission Station) banyak dicuri. Akibatnya, semua akses data di Puskesmas, Kelurahah dan Sekolah terganggu.

Berita Lainnya:
Pemkot Pagaralam Tindak Tegas Tower BTS Tak Berizin
Muba Buat Perda Tower BTS

Kejadian itu bermula dari keluhan Lurah MuaraKulam Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Mariam. Ia tanpa ragu menyampaikan keluhhan terkait susahnya mendapatkan sinyal telepon dan jaringan internet di tempatnya. Ia minta solusi karena terkait dengan entry data BPJS yang harus lari ke Lubuklinggau.

Hal itu disampaikan Mariam saat kegiatan pengajian di rumah Dinas Bupati, Rabu (6/2). Akibat kondisi itu, mereka kesulitan berkoordinasi kepada pihak kabupaten dan banyaknya pekerjaan lain yang menggunakan jaringan tertunda.

"Karena belum adanya jaringan internet banyak pekerjaan di Muarakulam terkendala, salah satunya kesulitan mengirim email atau membuka website kabupaten untuk mendapatkan informasi," kata Mariam.

Kesulitan ini dirasakan juga oleh petugas di Puskemas karena dirinya melihat dan mendengar sendiri keluhan mereka saat berkunjung kesana.

Dia menjelaskan, petugas di Puskesmas Muarakulam kesulitan mengentry data kartu BPJS pasien yang berobat. Akibatnya, saat akan memasukan data harus pergi ke Lubuklinggau.

"Memang pasien yang berobat tetap berjalan lancar, tapi yang jadi permasalahan mereka mengentri data BPJS harus pergi ke Lubuklingga dulu sehingga memakan waktu lama hingga 15 hari," kata Mariam.

Selain itu, tidak adanya jaringan internet disana juga dikeluhkan pihak SMA Negeri Muarakulam karena setiap melaksanakan UNBK harus menumpang di SMA Surulangun Rawas.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif menyampaikan, bagi Kades maupun Lurah yang kesulitan mendapatkan sinyal telepon dan jaringan internet jangan bersedih.

"Kami juga merasakan apa yang dirasakan kalian, karena di rumah dinas ini sendiri tidak ada sinyal telpon dan jaringan internet," kata Lia.

Menurut Lia, permasalahan sinyal di Kabupaten Muratara ini bukan berdasarkan jauh dekatnya desa dari kabupaten melainkan pusat yang mengatur dan memang ada bagian bagian tertentu yang banyak sinyak.

Sedangkan Bupati Syarif Hidayat, juga menyampaikan ada beberapa desa yang telah dibangun tower jaringan telpon dari pemerintah pusat tapi laporan terakhir yang didapatkan batre tower telah dicuri.

"Saya dapat laporan bahwa ada batre tower jaringan telepon telah dicuri sehingga jaringan hilang kita tidak bisa menelpon," kata Syarif.

Diharapkan kepada kepala desa jika ada tower yang masuk harus dijaga dengan baik untuk kepentingan masyarakat bersama jangan sampai ada kejadian lagi batre hilang dicuri.

"Kita terus berupaya supaya jaringan telepon dan internet ini masuk hingga pelosok desa dan masyarakat maupun pemerintah desa dan lurah tidak kesulitan berkoordinasi," katanya. (zie/cr2/ts)

====

Tonton Video Terbaru di Youtube SripokuTV! Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved