Berita Palembang

Waspada Penyakit DBD & Panas, RS Muhammadiyah Palembang Dipenuhi Pasien DBD. Ini Cara Pencegahannya

"Data pasien per tanggal 10 November 2018 Hiperpirexia ada lebih dari 30 pasien yang masuk rawat inap, sementara lainnya ada juga DBD

Waspada Penyakit DBD & Panas, RS Muhammadiyah Palembang Dipenuhi Pasien DBD. Ini Cara Pencegahannya
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Pasien RS Muhammadiyah Palembang didominasi penyakit Hiperpirexia seperti deman dengan panas tinggi dan DBD. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sejak beberapa bulan terakhir, cuaca di Palembang tak menentu.

Panas terik di siang hari disusul hujan disertai angin kencang pada saat sore atau malam hari.

Kondisi ini cuaca saat ini menyebabkan nyamuk aedes aegypty berkembang biak.

Tak hanya itu, cuaca tak menentu ini juga membuat kondisi fisik harus dengan cepat beradaptasi, bagi yang fisiknya kurang kuat, penyakit pun dengan cepat mudah menyerang.

Akibatnya banyak masyarakat Palembang yang jatuh sakit baik itu disebabkan panas tinggi maupun demam berdarah.

Rayakan 40 Tahun Bermakna, Nutrifood Ajak Masyarakat Indonesia Batasi GGL (Gula Garam Lemak)

Ketua TP PKK Sumsel Lantik Ketua TP PKK Kab. OKI, HD Siapkan Dana Stimulan Untuk PKK & Posyandu

Kronologi Wanita Cantik Tewas Setelah Dilempar HP oleh Kekasih, Gegara Tolak Makan Siang!

Seperti yang terjadi di Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Palembang, pasien dengan jenis penyakit Hiperpirexia (panas tinggi) mendominasi dengan jumlah pasien mencapai lebih dari 30 orang. 

"Data pasien per tanggal 10 November 2018 Hiperpirexia ada lebih dari 30 pasien yang masuk rawat inap, sementara lainnya ada juga DBD lantaran pengaruh terhadap musim penghujan seperti sekarang," ungkap Muklisin Kepala Rekam Medik RS Muhammadiyah Palembang dijumpai Sripoku.com, Selasa (15/1/2019).

Menurutnya, dengan cuaca tak menentu seperti saat ini, kadang hujan dan langsung panas terik, kondisi badan rentan menjadi pusing, mual, sakit perut bahkan menjadi keram. 

Senjata Makan Tuan! Warga Pulau Borang Ini Tewas Tersetrum Alat Setrum Ikan yang Digunakannya

Senjata Makan Tuan! Warga Pulau Borang Ini Tewas Tersetrum Alat Setrum Ikan yang Digunakannya

Tak Lagi Boros, Ini Trik WhatsApp Gratis Tanpa Kuota, Gampang! Bikin Bebas Chatting Selamanya!

"Selain penyakit Hiperpirexia, pasien kita didominasi juga dari pasien yang terkena DBD sebanyak 20 orang dan 
Penyakit Thyphoid (demam tipes) sebanyak 10 pasien. Sedangkan sisanya puluhan orang lainnya rawat jalan," jelasnya. 

Halaman
12
Penulis: Reigan Riangga
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved