Breaking News:

Berita Palembang

Dana Bergulir APBD Perubahan untuk Pemprov Sumsel Cair, Dewan Minta Gali Lagi Potensi PAD

Turunnya dana bergulir dari pusat untuk provinsi Sumsel pada APBD Perubahan tahun 2018 ini

Dok. Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin pada Rapat Paripurna XLVIII DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda penyampaian penjelasan Gubernur Sumsel terhadap Raperda Perubahan APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2018 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Senin (20/8/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Cairnya dana bergulir dari pusat untuk provinsi Sumsel pada APBD Perubahan tahun 2018 ini, maka dari itu Komisi III meminta pemerintah untuk mengali potensi pendapatan asli daerah (PAD).

Ketua Komisi III DPRD Sumsel, Ir Hj Holda Herman MSi mengatakan turunnya PAD Sumsel disebabkan karena turunya dana alokasi khusus (DAK), dana alokasi umum (DAU) dan dana pusat lainnya, sehingga berimbas pada turunnya PAD Sumsel.

Baca: BPR Utomo Sumsel Raih Golden Award Kinerja Sangat Bagus 5 Tahun Berturut

Oleh karena itu untuk meningkatkan PAD Sumsel maka pemerintah harus memanfaatkan potensi yang ada untuk menjadi sumber PAD kedepan.

“Bukan hanya Sumsel dana dari pusat turun namun daerah lain juga, oleh karena itu maka pemerintah harus mengali potensi sumber PAD kedepan,” ungkap Holda, Minggu (26/8/2018).

Baca: Warga Seberang Ulu Keluhkan Listrik Padam 13 Jam. PLN : Hujan Deras Picu Gangguan Listrik

Holda menilai, dengan kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah ini menjadi sumber bagi pemerintah untuk mengali potensi PAD, karena begitu besar potensi sda Sumsel, jika minsalnya pariwisata dikelola dengan baik maka akan memberikan kontribusi yang besar bagi PAD Sumsel
kedepan.

Politisi DPD Partai Demokrat Provinsi Sumsel ini menyebut, termasuk juga semakin tumbuhnya kendaraan roda empat dan dua di Sumsel, ini menunjukan bahwa semakin besar pad dari pajak kendaraan yang dibayar oleh masyarakat.

Baca: Himpsi Sumsel Gelar Rakorwil. Bahas 5 Pokja yang Jadi Prioritas Kerja 5 Tahun ke Depan

“Jangan terlalu menargetkan yang tinggi, namun bagaimana penerimaan pajak yang belum optimal harus digali seperti kendaraan bermotor dan alat berat yang belum begitu baik, berikan kesadaran kepada masyarakat untuk membayar pajak kendaraan,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved