Berita Palembang
Ada PTS Tak Sehat di Sumsel, Kopertis : Begini Cara Mengeceknya
total ada 107 PTS di Sumsel. Meski begitu pasti ada beberapa saja PTS yang belum memenuhi syarat.
Penulis: Yuliani | Editor: Siti Olisa
Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani
SRIPOKU.COM, PALEMBANG --Memasuki masa penerimaan calon Mahasiswa Baru (maba), tentu saja masyarakat akan dihadapkan dengan banyaknya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang membuka pendaftaran gelombang pertama.
Maka itu calon Maba harus jeli memilih kampus yang akan dipilih. Sebab, berdasarkan data Kopertis wilayah II Sumbagsel-Babel, masih ada beberapa PTS yang menuai berbagai macam permasalahan.
Kepala Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) wilayah II Prof Slamet Widodo mengatakan total ada 107 PTS di Sumsel.
Meski begitu pasti ada beberapa saja PTS yang belum memenuhi syarat.
“Makanya kami mengimbau masyarakat harus hati-hati memilih PTS, untuk mengecek PTS yang aktif dan non-aktif bisa di website www.forlap.dikti.go.id,” ujarnya, Kamis (12/7/2018).
Calon Maba juga harus melihat kualifikasi dosen dan jumlah rasio dosen-mahasiswa di PTS yang akan dipilih nantinya.
“Selain itu, jangan memilih PTS yang sedang terjadi konflik internal, karena tentunya PTS tersebut tidak bisa melaksanakan perkuliahan dengan baik yang tentunya akan merugikan mahasiswa,” jelasnya.
Ia menambahkan, PTS yang dikatakan legal berdasar surat edaran Dikti memiliki enam kriteria.
Adapun kriteria tersebut yakni memiliki akta pendirian yayasan yang disahkan Kemenkumham, izin pendirian dari Kemenristek-Dikti, tidak menyelenggarakan program kelas jauh, menyelesaikan laporan pangkalan data perguruan tinggi (PDPT), sudah atau memproses pengajuan akreditasi dari BAN-PT, dan tidak memiliki konflik in- ternal dalam kepemilikan.
“Intinya masyarakat harus cerdas memilih PTS, dan kami siap untuk memberikan arahan supaya tidak terjebak memilih PTS yang sedang bermasalah dan tentunya tidak memberikan dampak yang baik bagi calon mahasiswa,” ungkapnya.
Lanjutnya, pada April lalu PTS sudah dibagi menjadi dua. Yaitu, PTS yang sehat dan tidak sehat. Persyaratan untuk PTS yang sehat adalah, satu prodi wajib mem punyai enam dosen tetap. Rasio antara dosen dan mahasiswa harus seimbang.
Untuk prodi eksakta, rasionya 1:30 dan non eksata 1:40. “Kami akan memaksimalkan tugas dan fungsi Kopertis supaya PTS di wilayah Sumsel menjadi PTS yang sehat dan tidak bermasalah serta memberikan kontribusi peningkatan kualitas pendidikan jenjang perguruan tinggi,” ungkapnya.
Baca: Ditinggal ke Ladang, Rumah di Muaraenim Rata Dengan Tanah Hingga Alami Kerugian Segini
Baca: DIkira TIdur, Gelandangan di Lahat Ini Meninggal Dengan Kondisi Seperti Ini
Baca: Terkait Mutasi Guru, Boleh Mengajukan Asalkan Dengan Alasan Ini
Baca: Akui Lalai, Pria di Palembang Ini Cabut Berkas Pengaduan, Ternyata Karena Ini Saldo ATMnya Berkurang
Baca: Jokowi Yakini Spiderwoman Indonesia Tumpuan Raih Emas Cabor Panjat Tebing Asian Games 2018
Baca: Denga Isu Perdagangan Orang di Empatlawang? Segera Lapor ke Sini
Baca: Gubernur Saksikan Penandatangan Perjanjian Kerjasama APIP dan APH
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/koordinator-kopertis-wilayah-ii-prof-dr-h-slamet-widodo-mm-msi_20170906_155420.jpg)