Suhu Politik

Mengkritik dan Dikritik Dalam Ranah Berbangsa dan Bernegara

Belakangan, berita politik yang lagi heboh dan viral menjadi pembicaraan publik adalah pernyataan tokoh politik nasional Amin Rais,

Editor: Salman Rasyidin
ist
Ki Joko Siswanto 

 Mengkritik dan Dikritik Dalam Ranah Berbangsa dan Bernegara

Oleh: Joko Siswanto

Dosen FISIP UNSRI/Rektor UNITAS PLG

Belakangan ini berita politik yang lagi heboh dan viral menjadi pembicaraan publik adalah pernyataan tokoh politik nasional yang sudah sepuh dan senior, Amin Rais, yang menyatakan bahwa bagi-bagi sertifikat tanah itu pengibulan karena ada 74 persen tanah di negeri ini dikuasai kelompok tertentu, pemerintah diam saja, penguasaan tanah yang luar biasa luas itu seolah dibiarkan. Ini apa-apaan.

Demikian antara lain yang dikatakan Amin Rais ketika menjadi pembicara dalam suatu diskusi di Bandung18 Maret 2018.

Amin Rais yang dikenal berkarakter ceplas-ceplos, blak-blakan dan selalu berada di pihak atau kelompok yang melawan pemerintah (kendati PAN ada dalam pemerintahan) sangat sering bahkan dapat dikatakan selalu melakukan kritik tajam yang membuat publik jengkel dan pihak yang dikritik (pemerintah) menjadi gerah, panas dan menimbulkan reaksi balik yang keras.

Salah satu yang panas dan bereaksi cepat melawan pernyataan Amin Rais adalah Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang tampak sangat geram yang antara lain menyatakan kalau ada senior bilang bahwa ngasih sertifikat itu ngibulin rakyat, apanya yang ngibulin.

Dari dulu juga ada pembagian sertifikat, tapi prosesnya panjang, lama dan sedikit.

Sekarang prosesnya cepat, dan banyak. Lah, salahnya dimana.

Selain membantah tentang sertifikat juga membantah tentang isu PKI, membantah tudingan menjual data masyarakat kepada pihak asing. \

Dan di akhir pernyataannya sebagai wujud kekesalannya dengan mengancam akan membongkar dosa-dosa orang yang asal-asalan mengritik pemerintah, kalau kau merasa paling bersih kau boleh ngomong.

Dosamu banyak juga kok.

Sudahlah, diam sajalah. Jangan maian-main, kalau main-main kita bisa cari dosamu, memang kamu siapa?.

Akibat respon dan reaksi Luhut tersebut suasana menjadi heboh, ada yang bersikap pro dan ada yang bersikap kontra serta ada juga yang bersikap netral obyektif melihat permasalahannya.

Mereka yang pro Amin Rais atau kontra pemerintah akan menyetujui apa yang dinyatakan Amin Rais tanpa bersikap kritis apakah yang dinyatakan Amin Rais betul atau salah, didukung data atau tidak, karena memang sudah menjadi pengikut dan fanatik mengidolakan Amin Rais.

Sumber:
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved