Bocah Penggemar Kartun Naruto dan Upin Ipin Ini Raih Nilai Tertinggi UN SD se-PALI. Rahasianya. . .

"Hampir seluruh koran beritanya sama. Kecuali kalau ada peristiwa besar, data setiap koran justru berbeda-beda.

Editor: Darwin Sepriansyah
Ikbal Zahid Abdullah Haris‎ 

Alasan olimpiade ini juga yang membuat Iqbal menjatuhkan pilihan untuk melanjutkan pendidikan ke SMPIT Raudhatul Ulum.

Ia masih ingin meneruskan keinginannya untuk kembali mengikuti ajang olimpiade matematika.

"Untuk SMP, Abi menyarankan masuk pesantren atau sekolah islam.

Makanya pilih SMPIT-RU, saya pernah baca beritanya tahun kemarin sekolah itu juara OSN Matematika tingkat kabupaten" ujarnya memberi alasan.

Atas prestasinya ini, bukan berarti Iqbal tidak mempunyai waktu bermain.

Setiap hari ia selalu mengayuh sepeda kesayangannya dan bermain bersama teman-teman di lingkungan tempat ia tinggal.

Bahkan waktu sholat pun ia selalu berada di masjid.

Saat sore ia tidak pernah meninggalkan momen mengaji di musholla dekat rumahnya.

"Kami tidak pernah mengekang anak.

Kami beri kebebasan dalam menentukan pilihan tapi tetap dalam pengawasan kami.

Termasuk dalam urusan memilih sekolah," ujar Indra Setia Haris, orang tua nya.

"Akun facebook nya pun kami kuasai. Jadi kami tahu apa saja yang dibacanya dan ditontonnya.

Sebisa mungkin kami dampingi. Sebisa mungkin, kita berdiskusi tentang apa yang dibaca dan dilihatnya.

Agar anak tahu mana yang pantas dan tidak pantas untuk seumuran mereka dan mendapat informasi yang seimbang," ujarnya. (Ari Wibowo/TS)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved