Bisnis Senjata Api Rakitan Tumbuh Subur
Revolver Dijual Rp 500 Ribu
Siapa yang tak kenal dengan senjata api (Senpi) sebagai pengamanan
Penulis: admin | Editor: Bejoroy
Camat Sungai Menang OKI Predi ketika dikonfirmasi mengakui, kalau memang ada lokasi pembuatan senjata rakitan di wilayahnya. Menurut Predi, bagi masyarakatnya yang tinggal di pesisir pantai banyak memiliki kreatifitas dan kerajinan tangan dalam hal ini pembuatan senjata api.
“Ya memang dulu warga di Sungai Ceper itu banyak pintar membuat senjata hingga menjadi turun temurun. Dulunya, warga belum paham kalau membuat senpi melanggar hukum. Tapi sekarang masyarakat sudah berkurang membuat senjata api, “ kata Predi.
Meskipun, masih ada warga yang tinggal di Sungai Ceper yang membuat pistol, dipastikan bukan penduduk asli. “Kalau ada orang di sana yang membuat pistol, pasti warga pendatang,” kelitnya kepada wartawan.
Sementara itu, Kapolres OKI AKBP Agus F SH SIk melalui Kasat Reskrim AKP H Surachman SH SIk mengatakan, pembuatan senjata rakitan ini, tradisi dari zaman Belanda dulu.
Kerajinan membuat pistol ilegal ini sudah menjadi mata pencarian. Berhubung di wilayah ini masih dikatakan daerah pendalaman, jadi masyarakat di sini belum mengetahui bahwa membuat senjata rakitan dilarang dan melanggar hukum. Tetapi sekarang ini masyarakat sudah mengetahui larangan tersebut. (std)