Berita Empatlawang

Lahan Rencana Pembangunan Terminal di Tebingtinggi Empatlawang Terlantar

Lahan rencana pembangunan terminal yang berada di Jalan lingkar Kota Tebingtinggi Kabupaten Empatlawang, terbengkalai.

Lahan Rencana Pembangunan Terminal di Tebingtinggi Empatlawang Terlantar
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Lahan terminal yang berada di Jalan lingkar Kota Tebingtinggi Kabupaten Empatlawang belum di bangun dan masih terbengkalai, Kamis (3/1/2019) 

Laporan wartawan sripoku.com, Awijaya

SRIPOKU.COM,EMPATLAWANG - Lahan rencana pembangunan terminal yang berada di Jalan lingkar Kota Tebingtinggi Kabupaten Empatlawang, usai diratakan lebih lima tahun silam, hingga saat ini masih terbengkalai.

Padahal, rencana pembangunan terminal ini pernah digadang-gadang akan menjadi terminal di Tebingtinggi. Hingga saat ini Kabupaten Empatlawang belum terdapat terminal resmi yang dikelola daerah.

Sehingga potensi pemasukan daerah dari sektor angkutan umum belum terkelola dengan baik.

Kondisinya lahan terminal di kawasan Jalan lingkar Kota Tebingtinggi, ditumbuhi semak belukar

Warga berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empatlawang, dapat segera memanfaatkan lahan tersebut, mengingat keterbengkalaian lahan itu sudah lama.

Banyak Atlet Difabel Pindah ke Daerah Lain, Pengurus NPC Kota Palembang Dilantik

Rata-rata Lama Sekolah di Sumsel Jauh Dari Target, Pemrov Sumsel Prioritaskan Masalah Ini

Lagi HIPMI Ogan Ilir Lakukan Operasi Gratis untuk Penderita Bibir Sumbing

"Sejak lahan terminal itu diratakan, kemudian dilakukan pengerasan dengan saat ini belum dibangun," kata Refli, salah seorang warga Tebingtinggi saat dibincangi wartawan, Kamis ( 3/1/2019).

Namun lanjut dia, selaku warga Tebingtinggi, dirinya berharap lahan terminal tersebut dapat dimanfaatkan

"Kalau terminal ini sudah dibangun dan difungsikan, saya yakin kawasan ini menjadi cepat ramai dan Kota Tebingtinggi menjadi terasa meluas," kata dia.

Sementara itu, menurut salah seorang warga sekitar lokasi, Danang menyebut, lahan biasanya dimanfaatkan warga untuk belajar nyetir mobil.

"Biasanya, setiap sore warga belajar nyetir, di lahan terminal itu. Selain itu, saya rasa belum ada manfaatnya apapun lahan itu," kata dia. (cr27)

Penulis: Awijaya
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved